JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun - Kinerja dan kredibilitas Erick Thohir sebagai pejabat publik semakin menguatkannya sebagai calon wakil presiden (cawapres) terkuat. Pengamat Politik Ray Rangkuti menilai Erick Thohir figur yang bisa dipasangkan dengan capres unggulan manapun.
Orang nomor satu di Kementerian BUMN ini dapat disandingkan dengan kandidat calon presiden potensial seperti Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Erick Thohir punya faktor modalitas yang kuat untuk bisa melanggeng sebagai cawapres di Pilpres 2024.
“Siapapun capresnya nanti wakilnya adalah Pak Erick Thohir. Beliau ini kuat sebagai cawapres,” terang Ray, Senin (17/10/2022).
Eks Presiden Inter Milan ini termasuk cepat dalam hal menghimpun dukungan dari masyarakat yang terekam dalam angka elektabilitas dari berbagai lembaga survei. Selain itu, dukungan masyarakat kepada Erick Thohir pun semakin tidak terbendung.
“Pak Erick Thohir ini termasuk cepat dalam meningkatkan elektabilitas, dalam kurun waktu beberapa bulan elektabilitasnya sebagai cawapres bisa menyentuh angka 10 persen,” kata Ray.
Di samping itu, Ray menyatakan Erick Thohir tidak akan menjadi beban sebagai cawapres. Tokoh pemimpin yang dikenal peduli itu dinilai sudah memiliki basis masa di tengah-tengah masyarakat.
Ray melihat para pemilih Erick Thohir adalah kalangan nasional dan masyarakat Islam pondok pesantren. Apalagi mengingat status Erick Thohir yang merupakan Anggota Kehormatan Banser dan Ketua Panitia Pengarah Harlah ke-100 NU.
Status tersebut membuat warga nahdliyin memberikan dukungan kepada Erick Thohir yang merupakan kader dari organisasi NU. “Pak Erick Thohir ini jika berpasangan bukan menjadi beban justru elektabilitasnya menopang pasangannya karena dia membawa masa sendiri,” pungkas Ray. (*)
Editor : Hengky Ristanto