Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Elektabilitas Risma-Gus Hans Sulit Kejar Khofifah-Emil, Peluang Menang Terbuka Lebar

Hengky Ristanto • Selasa, 29 Oktober 2024 | 02:27 WIB
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak
Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak

SURABAYA, Jawa Pos Radar Madiun - Peluang Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak menangkan Pilgub Jatim 2024 kian terbuka lebar. Elektabilitas keduanya makin melesat kesulitan terkejar rival seperti Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans.

"(Khofifah-Emil) Sulit sekali dikejar. Kecuali ada akselerasi positif di pasangan Eisma Gus Hans atau Luluk-Lukman," kata Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya M. Syaeful Bahar di Surabaya, Senin (28/10).

Dia mengatakan hal demikian lantaran tren kenaikan elektabilitas Khofifah-Emil terus semakin melesat. Bahkan kian kokoh menempati posisi elektabilitas teratas mengalahkan para rivalnya.

Dia berpandangan Khofifah-Emil kian menguat menjadi pilihan semua kalangan masyarakat Jatim. Apalagi kerja nyata keduanya berhasil memantik perhatian dan kian membuktikan pemimpin paling dibutuhkan.

Melihat tren pertumbuhan elektabilitas Khofifah-Emil terus melesat tinggi makin tak tertandingi, Katadata Insight Center (KIC) menemukan hasil surveinya periode 18-19 Oktober Khofifah-Emil memperolehan kenaikan angka.

Survei menyebut, elektabilitas Khofifah-Emil terus konsisten unggul dengan 55.5 persen, Tri Rismaharini-Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans 33.4 persen serta Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim hanya mendapat 6 persen.

Sedang pada periode 4-9 September 2024 memunjukkan angka elektabilitas Khofifah-Emil yang sangat tinggi. Khofifah-Emil puncaki elektabilitas dengan 52.7 persen, Risma-Gus Hans 14.5 persen dan Luluk-Lukman hanya mendapat 3.1 persen.

Hasil serupa juga terekam dalam temuan survei Potracking Indonesia pada priode 4-10 Oktober 2024. Elektabilitas Khofifah-Emil kian melonjak mencapai 10.2 persen dua bulan sebelum pemilihan gubernur mendatang.

Temuam survei mencatatkan kenaikkan elektabilitas signifikan, bahkan sejak September dengan elektabilitas 57.3 persen meningkat pada Oktober 2024 hingga mencapai 67.5 persen. Elektabilitas Khofifah-Emil terus alami peningkatan seiring dukungan besar masyarakat.

Berdasarkan capaian elektabilitas demikian, menjadikan Khofifah-Emil duet paling kuat pada Pilgub Jatim yang potensial besar banyak dipilih masyarakat. Kondisi demikian terlihat dari raihan elektabilitas keduanya melesat tinggi.

Citra positif yang melekat pada Khofifah sebagai kader asli Nahdlatul Ulama (NU) juga tentu memberi dampak elektoral besar. Salah satunya menguatkan keterpilihan pada Pilgub Jatim mendatang.

"Jejaring kultural yang dimiliki oleh Khofifah juga sangat besar. NU, Muslimat, lembaga pendidikan keagamaan semua lebih memilih berada di belakang Khofifah," jelasnya. (*)

Editor : Hengky Ristanto
#Poltracking Indonesia #khofifah-emil #pilgub jatim #Khofifah Indar Parawansa #Tri Rismaharini #emil elestianto dardak #Zahrul Azhar Asumta