Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Ketinggian Balon Udara Dibatasi Maksimal 200 Meter

Administrator • Jumat, 22 Juni 2018 | 17:00 WIB
PONOROGO - Berbagai solusi ditempuh Kementerian Perhubungan untuk mengakomodasi aktivitas penerbangan balon udara yang selama ini menjadi tradisi sebagian warga Ponorogo. Salah satunya mengemasnya dalam sebuah festival seperti terlihat di Lapangan Jepun, Desa Bajang, Balong, Kamis (21/6).

‘’Balon udara bisa menutupi kokpit atau baling-baling pesawat yang sedang melintas di langit,’’ kata Kabid Angkutan Udara dan Kelaikudaraan Otoritas Bandare Udara Wilayah III Surabaya Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub Nafhan Syahroni.

Nafhan berharap, festival balon udara tersebut bisa mengedukasi masyarakat seputar pentingnya keselamatan penerbangan. Apalagi, sepanjang sepekan terakhir terdapat sedikitnya 75 laporan dari pilot terkait balon udara yang dinilai mengganggu penerbangan.

Bahkan, dalam beberapa kasus, banyak balon udara terbang menembus level of cruise (ketinggian jelajah pesawat). Hal itu sangat membahayakan penerbangan pesawat. ‘’Ini (festival balon udara, Red) merupakan penyelenggaraan kali ketiga,’’ ungkap Nafhan.

Dia menyatakan, pihaknya sudah melakukan mitigasi operasional dengan menerbitkan notice of airmen (notam) sebagai peringatan bagi pilot. Pun pemerintah melakukan upaya pencegahan dengan sosialisasi dan mitigasi ke pada masyarakat.

Langkah preventif tersebut di antaranya dengan menerbitkan surat pembatasan dan imbauan, sosialisasi, penertiban dari kepolisian, hingga penyitaan balon udara. ‘’Festival ini sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat cara menerbangkan balon udara secara aman dengan tidak membahayakan penerbangan pesawat,’’ terang Nafhan.

Nafhan menyatakan bahwa batas maksimal ketinggian penerbangan balon udara adalah 150–200 meter. Pun pelepasannya harus dikendalikan menggunakan tali. ‘’Kreativitas masyarakat Ponorogo menerbangkan balon udara perlu diwadahi lewat sebuah festival,’’ tuturnya sembari menyebut sekitar 70 balon udara dengan berbagai bentuk dan warna memeriahkan festival kali ini.

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant menambahkan, sekitar 150 balon udara diamankan saat hendak diterbangkan warga dalam beberapa hari terakhir pasca Lebaran. Namun, para pelaku tidak sampai dipidana. ‘’Kami hanya lakukan pembinaan,’’ ujarnya. (mg7/her/isd)

  Editor : Administrator