Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Sendang Tunggul Wulung Andalan Desa Kupuk-Ponorogo

Hengky Ristanto • Minggu, 14 November 2021 | 23:55 WIB
POTENSI ALAM: Sendang Tunggul Wulung di Desa Kupuk, Bungkal, Ponorogo memiliki potensi wisata alam menarik dengan area seluas 4,2 hektare. (AJI PUTRA/RADAR PONOROGO)
POTENSI ALAM: Sendang Tunggul Wulung di Desa Kupuk, Bungkal, Ponorogo memiliki potensi wisata alam menarik dengan area seluas 4,2 hektare. (AJI PUTRA/RADAR PONOROGO)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Sumber air itu awalnya tertutup tanaman eceng gondok. Area di sekitarnya juga penuh semak belukar. Warga setempat berinisiatif membersihkan sendang tersebut lantaran sadar akan potensi wisata alam. Nama Tunggul Wulung akhirnya disematkan ke sendang yang berada di Desa Kupuk, Bungkal, Ponorogo, itu.


Pemdes Kupuk akhirnya turun tangan melakukan pembenahan. Jalan menuju sendang sengaja dipaving. Juga dibangun taman dan lapak pedagang. Jadilah lahan seluas 4,2 hektare itu menjadi sebuah area objek wisata. ‘’Kami bangun pula lapangan bola voli untuk sarana berolahraga,’’ kata Kepala Desa Kupuk Agus Setiyono kemarin.


Pihaknya tidak lupa menebar benih ikan ke air sendang hingga sekarang menjadi tempat pemancingan. Warga kerap beraktivitas di objek wisata itu. Selain bersantai, juga berolahraga. Sendang Tunggul Wulung bakal semakin apik jika pihak desa kelar memperbaiki taman yang ada. ‘’Di hamparan lahan yang ada akan dihijaukan dengan tanaman buah,’’ terang Agus.


Dia juga mencanangkan pembangunan panggung utama untuk konser musik dan pertunjukan kesenian lain. Tak lupa, rumah joglo yang berfungsi sebagai pendapa sekaligus balai pertemuan. ‘’Saya juga sudah pesan gazebo. Rencana pengembangan kami jalankan tahun depan menyesuaikan kekuatan anggaran,’’ jelasnya.


Tingkat kunjungan ke Sendang Tunggul Wulung sempat mencapai puncaknya sebelum pandemi Covid-19. Konser dangdut berskala besar pernah dihelat. Area yang ada kerap menjadi pilihan kegiatan perkemahan. Pun, acara rutin tahunan Grebeg Selo yang selalu dimeriahkan pertunjukan reyog dan pergelaran wayang kulit. ‘’Kemeriahan itu akan terulang setelah pandemi hilang,’’ ungkap Agus. (tr2/c1/hw)

Editor : Hengky Ristanto
#sendang tunggul #desa kupuk #sumber air #wulung #ponorogo