PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkab Ponorogo sedang kebingungan memilih tema pengembangan Taman Wisata Ngembag (TWN). Antara daya tarik flora atau fauna. Benah-benah sedang dilakukan di objek wisata milik daerah yang berada di Jalan Halim Perdana Kusuma itu dengan persediaan dana senilai Rp 100 juta. ‘’Pohon-pohon yang sudah lapuk dipangkas, termasuk perbaikan gazebo, kandang, daan kolam renang,’’ kata Bambang Hermawan, Kabid Destinasi dan Industri Wisata Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Ponorogo, Senin (31/1).
Pihaknya juga mencanangkan penambahan fasilitas di TWN. Kendati tema objek wisata itu belum ditentukan. Ada beragam jenis satwa yang selama ini menghuni hingga mirip mini zoo (kebun binatang mini). Di antaranya buaya, ular, dan monyet. Jika tema wisata fauna yang dipilih, maka bakal ada tambahan koleksi satwa. ‘’Kemungkinan tambah lagi kandang untuk rusa,’’ jelasnya.
TWN selama ini dikenal dengan deretan pohon rindang. Jika menambah koleksi flora, Bambang condong memilih varietas yang tidak membutuhkan banyak sinar matahari. TWN tutup lama bersamaan pandemi Covid-19. Pendapatan asli daerah (PAD) Ponorogo dari sektor wisata lebih banyak disokong Telaga Ngebel. Pun, target PAD dari TWN tahun ini dipatok sekitar Rp 105 juta. ‘’Segmen pengunjung Ngembag untuk anak-anak,’’ ungkapnya. (mg7/c1/hw/her)
Editor : Hengky Ristanto