Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Tanggul Kali Sono Jebol, Ditambal Bambrongan Bambu

Hengky Ristanto • Sabtu, 19 Maret 2022 | 01:49 WIB
KALI SONO: Derasnya daerah aliran sungai (DAS) Solo itu mengancam rumah dan persawahan di Maguwan. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR PONOROGO)
KALI SONO: Derasnya daerah aliran sungai (DAS) Solo itu mengancam rumah dan persawahan di Maguwan. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR PONOROGO)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Jebolnya tanggul Kali Sono di Desa Maguwan, Sambit, mendesak perbaikan. Tanggul rawan jebol itu teridentifikasi di dua titik. Persisnya di sisi selatan yang membujur sepanjang 30 meter ke barat jembatan. Serta sisi utara sepanjang 10-15 meter.


Kepala Desa Maguwan Endang Sunaryati mengatakan, dua titik tanggul rawan jebol itu kondisinya cukup mengkhawatirkan. Sejauh ini hanya ditambal bambrongan bambu. ‘’Kami harapkan lekas ada bantuan bronjong darurat,’’ ujarnya, Jumat (18/3).


Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo telah mengecek kerusakan tanggul. Pun sejatinya telah melakukan perbaikan di titik lain sepanjang 17 meter pekan lalu. ‘’Sebenarnya kami telah memasang 72 bronjong di sepanjang tanggul,’’ kata Pelaksana Teknis Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) III Madiun BBWS Bengawan Solo Bambang Murawanto, Jumat (18/3).


Kendati anggaran terbatas, BBWS Bengawan Solo siap melakukan perbaikan lanjutan. Juga siap menyuplai material kawat untuk bronjong. Sekaligus mendatangkan alat berat lengkap dengan operator dan bahan bakar minyak (BBM). Sementara ini, isian bronjong berupa batu kali dan tenaga pemasangnya masih ditanggung pemerintah desa. ‘’Kami tinggal menantikan saja. Besok pagi pun kalau sudah oke, bisa langsung dikirim,’’ janjinya.


Perbaikan dengan bronjong dinilai lebih efektif dibanding sand bag (karung pasir). Berbeda dengan karung berisikan tanah yang kurang tahan lama. Sedangkan bronjong lebih kuat menahan derasnya aliran sungai saat debit air tinggi. ‘’Sand bag kurang efektif, bronjong solusinya,’’ ungkapnya.


Terkait dua tanggul rawan jebol di dua titik lain, Bambang siap mengajukan usulan perbaikan secepatnya. Kendati belum berani menjanjikan realisasinya tahun ini. ‘’Kami evaluasi dulu. Jika kritis dan mengganggu keamanan warga, kami usulkan tahun ini,’’ pungkasnya. (kid/c1/fin/her)

Editor : Hengky Ristanto
#BBWS Bengawan Solo #Pemkab Ponorogo #banjir