Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Nikmati Suasana Alam Ponorogo dari Bukit Soeharto

Hengky Ristanto • Jumat, 6 Mei 2022 | 15:33 WIB
TAMASYA ALAM: Bukit yang diresmikan Presiden Soeharto sejak 1978 itu menjadi magnet wisatawan sejak tiga tahun terakhir. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR PONOROGO)
TAMASYA ALAM: Bukit yang diresmikan Presiden Soeharto sejak 1978 itu menjadi magnet wisatawan sejak tiga tahun terakhir. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR PONOROGO)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Ponorogo pantas menyandang surganya wisata alam. Potensi alam hampir tersebar di berbagai wilayah pinggiran kabupaten ini. Salah satunya, Bukit Soeharto yang menjelma destinasi wisata sejak 2020 silam. Meski progres pembangunannya baru 30 persen, namun destinasi ini cukup mengundang penasaran.


Kuncoro, pengelola wisata Bukit Soeharto, menyebut bahwa pembangunan dimulai Agustus 2019. Keberlanjutannya sempat vakum sejak pandemi Covid-19 di awal 2020. Kendati progres pembangunan masih kurang 70 persen, gelombang wisatawan tak dapat dibendung. Akhirnya, di-soft opening awal 2020. ‘’Sebenarnya rencana grand opening itu pertengahan 2020,’’ kata Kuncoro, Jumat (6/5).


Di bukit itu, pengunjung disuguhi nuansa alam khas perbukitan. Ada tangga berundak dan jalan paving yang tertata rapi menunju puncak bukit. Di sepanjang jalan terdapat beberapa gazebo yang dapat dijadikan spot bagi pengunjung untuk melihat pemandangan hijau alam perbukitan di sekelilingnya.


Ketika sudah sampai di puncak bukit, wisatawan dapat menyaksikan monumen persegi. Konon, monumen itu diresmikan Presiden Soeharto pada 1978 silam. Sebagai seruan gerakan penghijauan kepada seluruh masyarakat di Ponorogo. Selewat empat dasawarsa, bukit itu mulai menunjukkan pesonanya. ‘’Sejak saat itu, kawasan ini dinamakan Bukit Soeharto,’’ ujarnya.


Tahun ini Bukit Soeharto terbuka lebar bagi wisatawan. Meski begitu, wisatawan tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Pada 2020 silam, destinasi ini sempat ditutup total dan setahun berikutnya ada pembatasan kapasitas pengunjung. ‘’Lebaran kali ini tentu lebih ramai,’’ ungkapnya.


Jumlah pengunjung wisata alam di atas lahan Perhutani seluas 7 hektare itu tembus 1.000 orang saat weekend. Di hari biasa, kurang dari 100 pengunjung. Tiket masuknya hanya Rp 10 ribu. Pengunjung dewasa mendapat bonus air mineral dan anak-anak dengan tiket Rp 5.000 mendapatkan bonus susu. ‘’Di sini ada kolam renang, pasar malam, dan event kesenian setiap malam Minggu,’’ sebutnya. (kid/c1/fin)

Editor : Hengky Ristanto
#Bukit Soeharto #Pariwisata #Pemkab Ponorogo #ponorogo