PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Jasad seorang bocah ditemukan mengapung di Kedung Cumpleng, Sungai Galok, masuk Desa Prajegan, Sukorejo. Kali pertama ditemukan pencari biawak di sekitar lokasi perairan itu, Jumat (1/7).
Saat ditemukan, bocah malang tersebut mengenakan jersey Liverpool dengan nomor punggung 11, Moh. Salah. Peristiwa itu diketahui pukul 11.00 setelah si pencari biawak menginformasikan ke warga setempat. Setelah berjibaku dengan medan curam dan persawahan, bocah 10 tahun asal desa setempat itu berhasil dievakuasi sekitar pukul 13.30. ‘’Setelah dilapori bapak-bapak yang biasa mencari biawak, warga dan polisi datang mengevakuasi,’’ kata Lu’ulul Bustomah, warga setempat.
Diduga korban tenggelam saat bermain di sungai bersama temannya. Kawasan perairan itu memang digunakan tempat bermain bagi anak-anak desa setempat. Kedung dengan kedalaman dua meter itu berwarna kehijauan dan tampak tenang. Lokasinya jauh dari permukiman. ‘’Awalnya tidak ada yang tahu, tidak pamit ke orang tua,’’ kata Kades Prajegan Timbul saat di rumah duka.
Timbul mengungkapkan, sekitar pukul 10.30 bibinya masih melihat anak itu berjalan di belakang rumah. Saat ditanya hendak ke mana, tak dijawab. ‘’Di rumah tinggal sama kakek dan neneknya,’’ ujarnya.
Diketahui, korban merupakan anak piatu. Si ibu berpulang setelah tujuh hari melahirkan. Sementara ayahnya tinggal bersama istri yang baru. Dugaan awal, korban terpeleset saat bermain di sungai. ‘’Kami lakukan pendalaman informasi dari teman-temannya,’’ kata Kapolsek Sukorejo Iptu Sukron. (kid/c1/fin)
Editor : Hengky Ristanto