‘’Sedikit celah jadi rawan, kami minta kepolisian dan TNI menjaga karena sedikit celah saja bisa jadi besar,’’ katanya.
Lisdyarita menyatakan, setiap potensi kerawanan saat pilkades harus dapat segera diurai. Sehingga potensi terjadinya gejolak maupun kerusuhan dapat lekas diredam.
Wabup yakin masyarakat semakin sadar bahwa hajat pesta demokrasi di tingkat desa bertujuan untuk membangun desa. ‘’Ada 58 kandidat, semuanya hebat, semuanya calon pemenang dan kembali ke masyarakat,’’ ujarnya.
Dia berharap pelaksanaan pilkades dapat berjalan aman, damai, dan kondusif. Pun, pemilihan berlangsung sportif dan netral.
Pihaknya juga telah bertemu dengan cakades, tiga pilar, dan ketua panitia untuk memberikan arahan langsung agar pilkades terlaksana sesuai rencana. ‘’Pemkab berkomitmen mewujudkan pilkades aman, damai, dan kondusif,’’ tegasnya.
Diketahui, 58 cakades bakal bersaing dalam pilkades serentak di 23 desa. Sebanyak 17 cakades incumbent turut mencoba mempertahankan takhta di pucuk pimpinan tertinggi di pemerintah desa.
Pilkades serentak dilaksanakan 22 November mendatang. ‘’Bintik sedikit, kami minta lapor sehingga bisa segera diurai dan diredam,’’ pungkasnya. (kid/fin) Editor : Hengky Ristanto