Kalaksa BPBD Ponorogo Henry Indrawardana menjelaskan, sampai kini di zona rawan masih dibayangi ancaman longsor susulan maupun banjir bandang.
Menilik medan dengan kemiringan 35 derajat, material longsor berpotensi meluncur deras dengan kecepatan tinggi. Dikhawatirkan waktunya singkat sehingga warga tidak sempat menyelamatkan diri. ‘’Hasil pengamatan dari PVMBG sudah kami sampaikan ke pihak desa dan telah diteruskan ke warga,’’ tegasnya.
Secara resmi, lanjut Henry, pos pengungsian di Talun masih beroperasi sampai saat ini. Warga tetap diminta tinggal sana sembari menanti hasil kajian resmi dari PVMBG dikirimkan ke pemkab. ‘’Tunggu rekomendasi resmi.’’
Pemdes Talun juga telah menyiapkan tanah kas desa jika nantinya dibutuhkan untuk relokasi. Letaknya di Dusun Sidomukti yang jaraknya tiga kilometeran dari Dusun Krajan yang saat ini terdampak. Kendati demikian, akses menuju lahan relokasi perlu diperbaiki. Hamparannya masih berupa tanah dan makadam. (kid/fin) Editor : Hengky Ristanto