Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Jika Warga Talun Tak Direlokasi, Sulit Menyelamatkan Diri

Hengky Ristanto • Sabtu, 12 November 2022 | 19:02 WIB
PAPARKAN: Tim PVMBG memaparkan hasil kajian terhadap potensi longsor di Desa Talun. (AJI PUTRA/RADAR PONOROGO)
PAPARKAN: Tim PVMBG memaparkan hasil kajian terhadap potensi longsor di Desa Talun. (AJI PUTRA/RADAR PONOROGO)
PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Warga Talun masih bertahan di pos pengungsian. Pemdes setempat juga telah meneruskan informasi terkait hasil kajian sementara dari tim PVMBG. Terutama bagi warga yang sebelumnya tinggal di zona rawan. Ini untuk meningkatkan kewaspadaan bila terjadi bencana susulan.

Kalaksa BPBD Ponorogo Henry Indrawardana menjelaskan, sampai kini di zona rawan masih dibayangi ancaman longsor susulan maupun banjir bandang.

Menilik medan dengan kemiringan 35 derajat, material longsor berpotensi meluncur deras dengan kecepatan tinggi. Dikhawatirkan waktunya singkat sehingga warga tidak sempat menyelamatkan diri. ‘’Hasil pengamatan dari PVMBG sudah kami sampaikan ke pihak desa dan telah diteruskan ke warga,’’ tegasnya.

Secara resmi, lanjut Henry, pos pengungsian di Talun masih beroperasi sampai saat ini. Warga tetap diminta tinggal sana sembari menanti hasil kajian resmi dari PVMBG dikirimkan ke pemkab. ‘’Tunggu rekomendasi resmi.’’

Pemdes Talun juga telah menyiapkan tanah kas desa jika nantinya dibutuhkan untuk relokasi. Letaknya di Dusun Sidomukti yang jaraknya tiga kilometeran dari Dusun Krajan yang saat ini terdampak. Kendati demikian, akses menuju lahan relokasi perlu diperbaiki. Hamparannya masih berupa tanah dan makadam. (kid/fin) Editor : Hengky Ristanto
#relokasi #bencana alam #BPBD Ponorogo #warga talun #pos pengungsian #Pemkab Ponorogo #PVMBG #zona rawan bencana