‘’Baterai melembung cenderung menimbulkan panas karena sirkulasi udara di HP berkurang,’’ ungkap Dosen Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Ponorogo (Umpo) Didik Riyanto.
Risiko handphone meledak semakin tinggi jika kualitas komponen baterainya kurang baik. Biasanya, kualitas komponen sengaja diturunkan untuk menekan biaya produksi agar harganya terjangkau di pasaran. ‘’Hal ini banyak ditemukan karena faktor persaingan antar brand HP,’’ jelasnya.
Penggunaan handphone yang berlebihan juga dapat mengakibatkan kondisi baterai panas. Apalagi digunakan sembari di-charge. Baterai belum kondisi lemah sudah di-charger, juga dapat mengurangi masa baterai. ‘’Semakin sering di-charger, masa baterai akan cepat habis atau mengurangi kapasitas,’’ terangnya.
Dia menegaskan bahwa baterai memiliki masa. Ukurannya bukanlah expired seperti makanan. Melainkan batas masa berapa kali baterai tersebut di-charger. ‘’Sebenarnya jenis baterai lithium-oin yang dipakai sekarang lumayan bagus. Tapi entah masa baterai yang sudah lewat atau disebabkan hal lain sehingga memicu ledakan,’’ pungkasnya. (fac/kid/fin) Editor : Hengky Ristanto