Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kagum dengan rencana pembangunan MRMP. Menurutnya, monumen dengan ketinggian 126 meter dapat disaksikan langsung dari sejumlah kabupaten tetangga. Keunggulan itu ditopang dengan lokasi strategis.
MRMP dapat terkoneksi dengan sejumlah wisata seperti Telaga Sarangan (Magetan), Tawangmangu (Karanganyar), dan Waduk Gajah Mungkur (Wonogiri, Jawa Tengah). ‘’Saya baru tahu ternyata lokasi monumen ini berada di titik strategis. Ini bisa menjadi kawasan pariwisata yang potensial marketnya,’’ katanya saat melawat ke lokasinya, Jumat (3/3).
Proyek mercusuar ini ditopang anggaran multiyears sebesar Rp 85 miliar. Pemprov ambil bagian dengan menggelontor Bantuan Keuangan (BK) sebesar Rp 30 miliar. Gubernur ingin mengupayakan dukungan lagi berupa pelebaran akses jalan menuju lokasi dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
‘’Jalan bisa dilebarkan lebih dari tujuh meter. Untuk bangunan sayap-sayap (pendukung, Red), saya berharap Pak Bupati bisa mencari investor,’’ ujarnya.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menerangkan tahap awal pembangunan MRMP di-support Rp 35 miliar. Adapun areal parkir dan fasilitas pendukung lainnya dilanjutkan tahun depan. ‘’Ground Breaking (pemasangan batu pertama) rencananya pekan depan,’’ kata Kang Giri, sapaan bupati. (kid/fin) Editor : Hengky Ristanto