Kalaksa BPBD Ponorogo Henry Indrawardana menyebut enam rumah terdampak longsor. Paling parah di Dusun Petung, Desa Binade yang mengharuskan warga mengungsi lantaran rumahnya roboh tertimpa material longsor. Lima rumah lainnya termasuk kategori rusak sedang dan ringan. ‘’Kerugian masih perlu dihitung, kisaran Rp 15 juta per rumah,’’ katanya.
Seluruh petugas disebar untuk melakukan evakuasi. Titik konsentrasi penanganan di Kecamatan Ngebel, terutama evakuasi tanah longsor dan Pohon Karet berukuran raksasa yang menutup Jalur Lingkar Telaga Ngebel. ‘’Evakuasi di di Sekodok sudah selesai, akses Jalan Ngebel-Dolopo mulai lancar. Alat berat kami juga kerahkan untuk membersihkan Selingkar Ngebel,’’ ujarnya.
Di masa peralihan ini kerap memicu terjadinya cuaca ekstrem. Warga pegunungan atau rawan longsor diminta waspada saat curah hujan meningkat. ‘’Kalau perlu pindah sebentar saat waktu hujan deras, sementara mencari tempat yang aman,’’ pungkasnya. (kid/fin) Editor : Hengky Ristanto