Nahas itu dialami pemuda asal Desa Tulung, Kecamatan Sampung tersebut sepulang dari sekolah. Ahmad yang ketika itu dibonceng Khairy Umar, temannya naik sepeda motor Honda Supra nopol AE 3082 WY bertabrakan dengan Dwianto di Jalan Raya Ponorogo–Wonogiri. Tepatnya masuk Desa Karanglo Lor, Kecamatan Sukorejo sekitar pukul 13.00.
Diduga Dwianto yang berada dibalik kemudi mobil tidak memperhatikan arus lalu lintas saat menyalip kendaraan di depannya. Sehingga warga Desa Kulon, Kecamatan Pudak itu tak sempat menghindar ketika mendapati kedua pelajar tersebut melaju dari arah berlawanan.
‘’Sementara, diduga pengemudi Yaris sewaktu menyalip tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas hingga terjadi tabrak depan dengan sepeda motor,’’ kata Kani Gakkum Satlantas Polres Ponorogo Iptu Imamuddin.
Ahmad sempat dilarikan ke RSU Muhammdiyah Ponorogo untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tetap tidak tertolong. Sedangkan, Khairy, temannya menderita luka lebam di bagian pipi kiri dan bibir bengkak. (kid/her) Editor : Hengky Ristanto