Kepala Pasar Hewan Jetis Sugiarto membeberkan rata-rata jumlah sapi yang dibawa peternak mencapai 150-250 ekor. Jumlah itu meningkat dari hari pasaran biasanya di kisaran 100-200 ekor. Pun peningkatan terjadi di awal bulan menjelang Hari Raya Idul Adha.
‘’Kalau mendekati atau jelang akhir Idul Adha malah justru menurun,’’ kata Sugiarto.
Selain itu, harga hewan kurban turut merangkak naik. Harga sapi mengalami kenaikan rata-rata Rp 2 juta dari harga normalnya di kisaran Rp 15-30 juta. Sementara harga kambing naik Rp 200-500 ribu dari harga biasanya Rp 2-3 juta.
‘’Nanti semakin mendekati hari raya harganya bisa lebih mahal bisa sampai dua kali lipat harga awalnya,’’ lanjutnya.
Sugiarto memperkirakan kenaikan harga disebabkan tingginya permintaan. Biasanya, pedagang menyimpan dagangan setelah Hari Besar tahun lalu. Kemudian kembali memasarkan dagangan di waktu-waktu seperti ini. Tidak sedikit yang juga dipasarkan ke luar daerah.
‘’Ternak yang masuk ke Ponorogo harus melalui skrining kesehatan,’’ klaim Sugiarto.
Maryono, salah seorang pembeli lebih memilih mencari hewan kurban di awal momen Idul Adha. Selain banyak pilihan, dia berharap harga yang didapat untuk satu ekor sapi jauh lebih murah. ‘’Kalau beli di rumahan sebenarnya lebih murah, tapi tidak banyak pilihan jadi pilih ke pasar,’’ kata Maryono. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto