PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Warga Ponorogo kembali digegerkan dengan peredara video syur. Kali ini, lokasi rekaman berdurasi belasan detik itu diduga berada di kawasan panggung utama Alun-alun Ponorogo. Video tak senonoh saat malam hari tersebut beredar luas di jejaring sosial.
Satpol PP dan Damkar Ponorogo belum dapat memastikan kebenaran video tersebut. Hasil penelusuran sementara, video yang sebelumnya beredar di jejaring sosial itu telah dihapus. Pun, penelusuran di media sosial (medsos) lainnya nihil hasil.
‘’Akan kami dalami dulu videonya, apakah benar di Ponorogo atau bukan,’’ kata Kasatpol PP dan Damkar Ponorogo Joko Waskito.
Joko mengklaim pihaknya telah mengantisipasi pelanggaran peraturan daerah (perda) terutama di kawasan Alun-alun. Sedikitnya lima regu patroli berjumlah sepuluh personil disiagakan 24 jam pusat kabupaten tersebut.
‘’Tidak hanya potensi asusila, tapi keberadaan pedagang kaki lima, ODGJ (orang dengan gangguan jiwa), pengemis dan gelandangan juga kami perhatikan agar tidak berkeliaran,’’ tegasnya sembari berjanji bakal meningkatkan patroli di kawasan tersebut.
Disinggung tindakan lanjutan video syur itu, Joko belum dapat berkomentar banyak. Pihaknya berencana menggelar patroli gabungan tiap Sabtu malam. Tujuannya, meminimalisir segala tindakan yang kerap mengganggu aktivitas masyarakat di ruang publik.
‘’Patroli gabungan akan dilakukan di titik-titik strategis, mulai alun-alun, sampai jalur-jalur rawan,’’ pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto