Beruntung insting Wahyudi yang seorang pensiunan polisi itu masih tajam. Dia buru-buru berhenti menggali setelah mendapati benda mencurigakan yang sudah berkarat itu. Perlahan dia mengangkat benda tersebut dari tanah. ‘’Saya cek ternyata itu benar granat tangan, setengah takut saya ambil dari tanah,’’ kata Wahyudi.
Dia segera memanggil tetangganya yang purnawirawan TNI untuk mengamankan granat tersebut. Lantas, mereka melaporkan penemuan itu ke petugas. Tidak berselang lama, kepolisian tiba di lokasi. ‘’Penemuan baru pertama ini,’’ lanjutnya.
Lokasi penemuan dipasang garis polisi. Tampak petugas dengan hati-hati melakukan proses evakuasi. Petugas belum dapat memastikan granat tersebut aktif atau tidak. Kendati demikian diketahui pemantik granat tersebut sudah terlepas yang menandakan siap meledak. ‘’Sementara kami amankan dulu,’’ kata Kapolsek Ponorogo Iptu Mustofa Sahid.
Sahid belum dapat memastikan detail tentang granat nanas tersebut. Termasuk asal-muasal senjata perang itu. Belakangan diketahui, dari informasi warga setempat bahwa lokasi penemuan merupakan tanah bekas milik perhutani yang dijadikan perumahan. ‘’Dugaan sementara granat masih aktif, tapi nanti tim handak yang akan memastikan,’’ pungkasnya. (gen/kid) Editor : Hengky Ristanto