PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Jalan HOS Cokroaminoto semakin longgar. Empat median jalan di kawasan pedestrian diratakan kemarin (14/6). Menyusul masukan masyarakat agar pemisah jalur sekaligus ruang terbuka hijau (RTH) itu dibongkar lantaran mempersempit ruas jalan.
‘’Nah, begini (setelah dibongkar, Red) jadi lebih lega,’’ kata Sayuti, pengguna jalan.
Pengguna jalan sering dibuat bingung saat masuk ke HOS dari arah utara maupun dari ruas jalan di sekitarnya. Seperti Jalan Thamrin, Siberut, dr. Soetomo, maupun Jalan Jaksa Agung Suprapto. Pengendara dari HOS menuju jalan-jalan tersebut pun tak kalah dibuat bingung dengan keberadaan ''pulau'' atau median jalan itu.
‘’Kadang yang sudah jalan di kiri pindah ke kanan karena pulau itu, dan sebaliknya,’’ lanjutnya.
Selain membingungkan, median jalan tersebut menjadi sasaran empuk pengendara yang belum paham medan. Terutama pengendara dari luar kota yang tiba-tiba menabrak median tersebut. Pun pengendara harus zig-zag menghindari median jalan hingga berisiko menyebabkan kecelakan lalu lintas (laka lantas).
‘’Kami tindaklanjuti masukan dari masyarakat, serta hasil kajian FLLAJ (Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan),’’ kata Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo Setiyo Hari Sujatmiko.
Miko membeberkan empat median jalan tuntas dibongkar. Yakni di pertigaan Jalan Thamrin, Pahlawan (depan SMPN 6 Ponorogo, Red), dr. Soetomo, dan Persimpangan Ngepos. Tersisa dua median masing-masing di pertigaan Jalan Siberut, dan Jalan Jaksa Agung Suprapto yang tidak dibongkar. Sebab dua median itu berfungsi sebagai penampang penerangan jalan umum (PJU) alias lampu penjor.
‘’Pembongkaran kami laksanakan bersama DPUPKP (Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman),’’ lanjutnya.
Dia menambahkan, pembongkaran juga merujuk Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) milik Kementerian Pekerjaan Umum, bahwa median berfungsi untuk memisahkan arus lalin berbeda arah. Sementara di HOS, telah diterapkan sistem one way atau satu arah. Kendati telah longgar, Miko berharap pengendara tidak ugal-ugalan saat melintas di HOS.
‘’Di sana (HOS Cokroaminoto) merupakan kawasan ekonomi dan pendidikan, jadi tetap harus hati-hati meskipun median jalan sudah dibongkar,’’ pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto