Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Grebeg Suro Jadi Magnet Pengunjung, Pemkab Targetkan Sumbang PAD Rp 1,3 Miliar

Budhi Prasetya • Selasa, 11 Juli 2023 | 15:00 WIB

MEMUKAU: Penampilan tari kolosal yang dibawakan saat pembukaan perayaan grebeg suro Minggu (9/7) menyita perhatian penonton. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR PONOROGO)
MEMUKAU: Penampilan tari kolosal yang dibawakan saat pembukaan perayaan grebeg suro Minggu (9/7) menyita perhatian penonton. (AJI PUTRA/JAWA POS RADAR PONOROGO)
 

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Seniman berbagai penjuru tanah air saling unjuk kebolehan dalam perayaan grebeg suro. Mereka dijadwalkan dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) yang digelar 9-17 Juli mendatang. Ribuan pengunjung ditargetkan menyaksikan suguhan atraktif menyambut 1 Muharram tersebut.

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, sedikitnya 29 seniman reog dari sejumlah daerah telah mengkonfirmasi kehadirannya. Seperti Muara Enim, Palembang, Jakarta, Gunung Kidul, Jogjakarta, Surabaya hingga Malang, siap tampil dalam FNRP. Ditambah 19 seniman reog setingkat SMP pada Festival Reog Remaja (FRR) nanti.

‘’Nanti Senin sampai Kamis FRR dulu, baru dilanjut FNRP sampai 17 Juli nanti,’’ kata Kang Giri, sapaan bupati.

Peserta FNRP tahun ini memang lebih sedikit dari tahun sebelumnya. Bukan tanpa alasan, Pemkab setempat sengaja menerapkan pembatasan. Tujuannya, demi memaksimalkan suguhan pentas reog yang dibawakan peserta dipadukan dengan lighting panggung. Selain itu, mengantisipasi berjalannya festival hingga tengah malam sebagaimana tahun sebelumnya.

‘’Panitia sudah mengatur seluruh konsepnya. Yang jelas tahun ini lebih semarak, lebih gebyar,’’ ujarnya.

Ribuan pengunjung ditarget memadati area pertunjukan di Alun-alun Ponorogo itu. Adapun target retribusi yang masuk menjadi pendapatan asli daerah (PAD) Rp 1,3 miliar. Target itu berlipat dua kali lebih tinggi ketimbang tahun lalu.

‘’Kami optimis target bisa terpenuhi, melihat antusiasme masyarakat pada pembukaan hari ini (Minggu, Red),’’ jelasnya.

Dia berharap perayaan grebeg suro tahun ini mampu mendongkrak eksistensi reog di kancah dunia. Apalagi modal awal telah dikantongi, yakni pertunjukan reog masuk dalam daftar usulan warisan budaya tak benda (WBTB) Unesco. Termasuk membangun Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Desa Sampung, Ponorogo.

‘’Upaya ini kita lakukan terus agar ekonomi tumbuh, UMKM tumbuh, agar ke depan Ponorogo yang kita cintai ini menjadi Ponorogo Hebat,'' pungkasnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#Bupati Ponorogo #Sugiri Sancoko #Reog Ponorogo #grebeg suro