PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Peluang ratusan honorer di lingkup Pemkab Ponorogo diangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) terbuka lebar. Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) membuka kembali seleksi PPPK tahun ini. Jika tidak ada aral melintang, seleksi bakal digelar September mendatang.
''Infonya tahapan mulai September, kalau mundur kami tunggu informasi resmi dari pusat,'' kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo Andi Susetyo, kepada Jawa Pos Radar Madiun.
BKPSDM setempat telah mengajukan usulan kuota PPPK menindaklanjuti edaran Kemenpan-RB. Tahun ini, usulan PPPK sebanyak 980 kuota. Perinciannya, 251 tenaga guru, 453 tenaga kesehatan (nakes), dan 276 tenaga teknis.
Usulan tersebut sebagaimana hasil pemetaan tenaga honorer di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). ''Itu usulan kami, kalau kuota formasinya nanti dapat berapa menjadi kewenangan Kemenpan-RB,’’ ungkapnya.
Dia berharap usulan formasi dikabulkan pusat. Mengingat kebutuhan PPPK urgen di setiap OPD. Seiring jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) berkurang tiap tahunnya imbas pensiun. ‘’Juga demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi para pegawai honorer yang diangkat sebagai PPPK nantinya,’’ terangnya.
Sebelumnya, Pemkab Ponorogo telah menyerahkan 582 surat keputusan (SK) hasil seleksi PPPK 2022 lalu. Terdiri dari 541 tenaga guru, dan 41 tenaga teknis. Sementara 96 PPPK nakes telah menerima SK Mei lalu. ‘’Semoga bisa menjaga amanah untuk setiap pegawai yang diangkat, yang belum tetap berusaha dan sabar,’’ pungkasnya. (gen/kid)
Usulan PPPK 2023 Ponorogo
- 251 tenaga guru
- 453 nakes
- 276 tenaga teknis
- 980 total usulan