PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Keluh kesah warga terkait pemasalahan elipiji bersubsidi atau LPG tabung 3 kilogram agaknya bisa terurai. Ini setelah PT Pertamina Patra Niaga Rayon VI Kediri menambah pasokan LPG subsidi ke Ponorogo. Tak tanggung-tanggung sebanyak 32 ribu tabung gas melon dikirim tiga hari belakangan.
‘’Kami sedang observasi hasilnya (dropping tambahan, Red) seperti apa,’’ jelas Sales Branch Manager Rayon VI Kediri (Wilayah Kota dan Kabupaten Madiun) PT Pertamina Patra Niaga Muhammad Salman Alfarisi.
Salman mengatakan, kebijakan penambahan kuota gas menjawab keluhan masyarakat sulitnya mendapatkan gas melon di kabupaten ini. Adapun kuota tambahan telah dikirim tiga hari belakangan (lihat grafis).
‘’Dari rasio penduduk dan penyaluran seharusnya cukup, justru jumlahnya termasuk tinggi,’’ tambahnya.
Salman membeberkan, Ponorogo mendapat kuota harian sebanyak 28.605 tabung gas melon. Menurutnya, kuota tersebut kurang lantaran adanya peningkatan permintaan kebutuhan gas melon beberapa bulan terakhir. Terutama saat hari besar maupun libur nasional.
‘’Dalam waktu dekat kami kirim pasokan tambahan lagi mendekati momen 17 Agustus,’’ ujarnya.
Tak sekedar menambah pasokan, pihaknya turut melakukan evaluasi penyaluran ke pangkalan. Di Ponorogo terdapat 751 pangkalan yang saat ini beroperasi. Salman menilai jumlah tersebut belum mampu menyalurkan LPG subsidi hingga merata.
‘’Yang pangkalan besar akan kami pecah lagi agar lebih merata dan masyarakat mudah mendapatkan LPG di pangkalan,’’ terangnya. (gen/kid)
FAKTA ANGKA LPG SUBSIDI
28.605 tabung kuota harian
715.125 tabung kuota bulanan
751 jumlah pangkalan
949.320 jumlah penduduk
237.330 asumsi jumlah KK
3,01 rasio perbandingan kebutuhan
TAMBAHAN PASOKAN
10.880 tabung tambahan 27 Juli
9.520 tabung tambahan 28 Juli
11.760 tabung tambahan 29 Juli
32.160 total tabung tambahan
Editor : Budhi Prasetya