PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Kekosongan kursi kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo tak luput dari perhatian Bupati Sugiri Sancoko. Kang Giri, sapaan Sugiri Sancoko, punya rencana besar pengisian kekosongan jabatan Kepala Dispertahankan setempat.
Karenanya, Kang Giri tidak mengikutsertakan pengisian Kepala Dispertahankan dalam lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP). Sementara waktu, Kang Giri memilih pelaksana tugas (plt) untuk menjalankan tugas Kepala Dispertahankan. Siapa orangnya? Kang Giri masih menentukan pilihan.
‘’Tentu saja (Dispertahankan, Red) spesial, karena Ponorogo itu mayoritas penduduknya bertani. Ini penting karena urusan kebijakan perut orang banyak,’’ kata Kang Giri.
Benar adanya, merujuk data BPS 2022 diketahui bahwa 45,25 persen penduduk Ponorogo bermatapencaharian sebagai petani. Bupati menilai butuh orang pilihan untuk menjalankan tugas yang berkaitan dengan sektor akar rumput.
Dia ingin pengisian jabatan Kepala Dispertahankan melalui seleksi terbuka (selter). Tidak sekedar mutasi biasa, harapannya selter dilirik ahli bidang pertanian dari berbagai daerah.
‘’Kami ingin datangkan sebanyak mungkin ahli-ahli pertanian ke Ponorogo, dan lowongan ini salah satu jalannya,’’ terangnya.
Kapan selter dibuka? Kang Giri memastikan proses tersebut dilakukan dalam waktu tidak lama lagi. Sementara ini, Pemkab setempat fokus menggelar lelang jabatan untuk pengisian kekosongan jabatan empat kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Yakni Kepala Dishub, DPMPTSP, DPMD, serta Disperdakum. Setelah itu rampung, Kang Giri berharap selter pengisian jabatan Kepala Dispertahankan segera dibuka.
‘’Kapan waktunya kami siapkan dulu jadwalnya, yang jelas disiapkan dulu plt mulai 1 September nanti,’’ ujarnya.
Sebelumnya diinformasikan Kepala Dispertahankan digeser jadi Kalaksa BPBD per 1 September, dalam mutasi yang digelar beberapa waktu lalu. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya