PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Literasi digital menjawab tantangan era disrupsi. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko ingin membentengi generasi muda dengan pemahaman literasi di tengah gempuran digitalisasi.
Menanggulangi berita hoaks, hingga membangun tanggung jawab berselancar di dunia maya. ‘’Kami ingin mengulik anak-anak muda biar sadar terhadap literasi,’’ kata Kang Giri, sapaan bupati.
Upaya itu diwujudkan dalam seminar Festival Literasi Digital yang digelar di Alun-alun Ponorogo petang (3/9) nanti. Seminar literasi bertajuk Tantangan Transformasi Digital Bagi Kemajuan Perekonomian itu menghadirkan narasumber praktisi di bidangnya. Seperti influencer, pakar ekonomi, hingga DPR RI.
Baca Juga: Webinar Literasi Digital Dimeriahkan Naff dan D'Masiv, Digelar Gratis Tanggal 3 September Mendatang
‘’Nanti saya juga menyampaikan sedikit materi. Membahas penggunaan digitalisasi dalam kemajuan ekonomi dan pendidikan daerah,’’ ujarnya.
Guna menarik minat kawula muda menghadiri acara tersebut, Naff dan D'Masiv bakal menghibur warga. Artis Ibu Kota itu menyuguhkan tembang andalan menyelingi acara seminar. Kang Giri memastikan acara terbuka untuk umum dan gratis.
‘’Kami balut konser agar menjaga minat, nanti banyak yang datang,’’ ungkapnya.
Tidak sekedar memberikan wawasan dan ilmu, festival diharapkan turut mendongkrak ekonomi kabupaten ini.
‘’Semakin ramai nanti ilmu yang kami sampaikan bisa kena masyarakat banyak. Juga ada kincir ekonomi yang berputar di Ponorogo,’’ ucapnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya