PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Persaingan ketat bakal terjadi pada seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) formasi guru. Lowongan tersebut dibanjiri pendaftar.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo mencatat per Jumat (6/10) lalu, sedikitnya 539 orang mendaftar PPPK formasi guru.
Diperkirakan jumlah pelamar PPPK formasi guru masih terus bertambah, pasalnya pendaftaran baru akan ditutup hari ini (9/10).
539 pelamar tersebut bakal bersaing memperebutkan 251 kuota PPPK formasi guru yang disediakan Pemkab setempat tahun ini.
Pengecualian 244 kuota jalur khusus yang telah diisi pelamar prioritas. Sehingga hanya tersisa tujuh formasi dari jalur umum yang diperebutkan ratusan pelamar di jalur tersebut.
"Jalur khusus peruntukannya meng-cover pelamar prioritas, THK (tenaga kerja honorer), serta guru non ASN di sekolah negeri. Sebelumnya 250 kuotanya, diubah menjelang pendaftaran menjadi 244 formasi,’’ kata Kepala BKPSDM Ponorogo Andi Susetyo.
Nah, pendaftaran jalur umum PPPK formasi guru dengan tujuh kuota itu dibuka 4-9 Oktober. Andi menyebut 295 orang mendaftar jalur umum.
Pendaftar tidak hanya berasal atau berdomisili dari Ponorogo, tapi juga ada yang dari luar daerah.
"Jalur umum ini bebas, lulusan PPG (pendidikan profesi guru) dari manapun atau guru honorer swasta dan negeri yang terdaftar di Dapodik (data pokok pendidikan) boleh mendaftar,’’ ujarnya sembari menyebut terdapat 2.800 guru honorer sekolah swasta di Ponorogo terdaftar Dapodik.
Peluang sedikit terbuka bagi pendaftar jalur umum. Menurut Andi, kuota jalur umum dimungkinkan bertambah jika ada peserta formasi khusus yang mengundurkan diri.
Kendati jumlah pendaftar dan kuota PPPK guru jalur umum jomplang, Andi berpesan agar pelamar tetap optimis.
"Tesnya nanti bersamaan, untuk jadwal lebih rincinya masih menunggu,’’ ucapnya. (gen/kid)
PPPK GURU DALAM ANGKA
Kuota Formasi
244 kuota jalur khusus
7 kuota jalur umum
251 total kuota formasi
Peserta
244 pendaftar jalur khusus
295 pendaftar jalur umum
529 total pendaftar
Editor : Budhi Prasetya