PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Para pelamar seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2023 dibuat kelimpungan. Dua hari terakhir, mereka tak memiliki kesempatan mendaftar.
Hal ini lantran laman sscasn.bkn.go.id untuk mendaftar seleksi PPPK tidak dapat diakses sempurna alias eror. Padahal pendaftaran PPPK ditutup kemarin (9/10).
Hesti, honorer guru di sekolah negeri mengaku kesulitan mengakses laman Badan Kepegawaian Nasional (BKN) tersebut sejak Minggu petang (8/10) lalu.
Calon pelamar itu mendapati laman eror dan lambat diakses. Sekalipun telah menggunakan jaringan provider internet berkecepatan tinggi.
"Sampai siang ini (kemarin, Red) tidak dapat dibuka. Padahal hari ini terakhir pendaftaran PPPK,’’ kata Hesti.
Baca Juga: PPPK Guru Jalur Umum Ditutup Hari Ini, 295 Pelamar Berebut Tujuh Formasi
Sebenarnya, Hesti sudah mulai mendaftar sejak 3 Oktober lalu. Beberapa dokumen persyaratan berhasil diunggah. Namun saat itu, sebagian dokumen lain urung di-upload lantaran sejumlah kendala.
Pun setelah lengkap dan hendak diunggah, giliran alamat website gangguan.
"Semoga ada perpanjangan, karena memang tidak bisa dibuka website-nya," bebernya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo Andi Susetyo menyatakan, erornya website tersebut telah menjadi perhatian BKN.
Namun hingga kini pihaknya belum mendapat jawaban rinci dari pemerintah pusat terkait penyebab gangguan website tersebut.
Baca Juga: Hari Terakhir Pendaftaran PPPK! Formasi di RSUD Dolopo Madiun Tersedia Puluhan
Dia menduga, laman eror karena membludaknya pelamar. Pun sejumah formasi yang dibuka telah terpenuhi kuotanya.
"Para calon peserta bisa hubungi helpdesk yang ada, kalau perpanjangan (pendaftaran, Red) sampai saat ini kami belum ada pemberitahuan,’’ kata Andi.
Sebelum website diketahui eror, pihaknya sempat melakukan pemantauan jumlah pendaftar. Per Minggu petang lalu, tercatat 2.515 pendaftar di Ponorogo.
Baca Juga: Tempo Pendaftaran PPPK Guru Terpangkas Empat Hari, Dibuka 4 Oktober
Baik itu pelamar PPPK formasi guru, tenaga kesehatan (nakes), maupun tenaga teknis. Dari jumah itu, sebanyak 1.510 pelamar telah merampungkan proses pendaftaran mereka.
Artinya, 1.005 pelamar sisanya belum merampungkan proses pendaftaran alias terancam gagal jika tidak ada perpanjangan.
"Kemungkinan seperti formasi guru itu kan sudah terisi saat formasi khusus kemarin, mungkin itu salah satu penyebabnya eror,’’ ujarnya. (gen/kid)
REKAP PELAMAR PPPK PONOROGO
Guru
702 pendaftar
424 selesai pendaftaran
Nakes
987 pendaftar
674 selesai pendaftaran
Teknis
826 pendaftar
412 selesai pendaftaran
(Sumber: BKPSDM Ponorogo per 8 Oktober)
Editor : Budhi Prasetya