KOTA, Jawa Pos Radar Ponorogo – Menyongsong peringatan Hari Santri 2023, Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Ponorogo menggelar ziarah makam leluhur Kamis (12/10) lalu. Sedikitnya 25 pengurus cabang ziarah ke makam para pendahulu yang pernah menjabat sebagai Ketua PC Muslimat NU Ponorogo.
‘’Dalam rangka menyongsong peringatan Hari Santri, kita mengenang jasa-jasa beliau. Mengingatkan kembali tanggung jawab besar yang harus kita perjuangkan ke depan,’’ kata Ketua PC Muslimat NU Ponorogo Hj. Tufi Layli.
Ziarah diawali ke makam Hj. Siti Fatimah Mawardi, merupakan Ketua PC Muslimat NU Ponorogo pertama kali pada era 60-an. Makam ibunda dari (Alm) Ahmad Tobroni atau Mbah Tobron yang merupakan sesepuh reog Ponorogo tersebut berada di Makam Cokromenggalan.
Baca Juga: Selamat Jalan Mbah Tobron
Baca Juga: Kantor PC Muslimat NU Ponorogo Lebih Representatif, Lahirkan Semangat Baru
Ziarah berlanjut ke makam Hj. Siti Salamah, Ketua PC Muslimat NU Ponorogo periode 1977-2006 di Makam Pasar Pon. Kemudian ke makam Hj. Umi Halimah, Ketua PC Muslimat NU Ponorogo periode 2006-2011 di Makam Patihan Wetan.
Serta Hj. Lis Kusnadi, Ketua PC Muslimat NU Ponorogo periode 2011-2006 di Makam Cokromenggalan. ‘’Pada momen menyongsong Hari Santri, ziarah ke makam para Ketua Muslimat NU Ponorogo baru pertama kalinya,’’ lanjutnya.
Tufi berharap ziarah makam para pendiri Muslimat NU Ponorogo semakin menguggah kesadaran para pengurus agar dapat meneruskan perjuangan para pendahulu. Sebagaimana tema Hari Santri yang diperingati 22 Oktober 2023 nanti, Jihad Santri, Jayakan Negeri.
‘’Mereka para perempuan hebat yang turut mencerdaskan bangsa pada masanya,’’ ungkapnya. (kid/*)
Baca Juga: Logo Hari Santri 2023 Dirilis, Begini Penjelasan Maknanya
Baca Juga: Di Hari Santri Usung Syiar Ponorogo Kota Santri
Editor : Nur Wachid