PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Pekerjaan berat menanti KPU Ponorogo pada Pemilu 2024. KPU ditarget mendongkrak tingkat partisipasi pemilih tembus di angka 75 persen. Naik tiga persen dibanding coblosan 2019 lalu.
"Kalau bisa realisasinya lebih dari 75 persen,’’ ujar Ketua KPU Ponorogo Munajat.
Munajat mengklaim berbagai usaha dilakoni demi mengejar target tersebut. Salah satunya, menyasar para pemilih baru, terutama generasi milenial, maupun generasi zetizen (gen Z).
Baca Juga: Puluhan Warga Tercoret dari DPT, Diantaranya Tiga PMI
Strateginya, menyasar sejumlah sekolah di kabupaten ini untuk ajang sosialisasi Pemilu. Termasuk mengundang mereka berkunjung ke Kantor KPU di Jalan Soekarno-Hatta, Ponorogo.
"Fokusnya agar pemilih baru ini paham tentang demokrasi dan kepemiluan,’’ jelasnya.
Di Ponorogo, Munajat memerinci sedikitnya terdapat 1.710 pemilih baru yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) 2023 ini.
Jumlah tersebut diprediksi meningkat seiring perbaikan data hingga masa coblosan mendatang.
Baca Juga: Demonstran dan Polisi Saling Dorong dalam Simulasi Pengamanan Pemilu 2024
Meski tak sampai satu persen dari jumlah DPT, namun angka tersebut dinilai bisa jadi penyumbang partisipasi.
"Mereka (pemilih baru, Red) calon penerus jadi harus dipahamkan pentingnya politik dan menggunakan hak pilih,’’ katanya.
Munajat menambahkan, 758.688 DPT ditetapkan KPU pertengahan tahun lalu. Terbagi, 381.934 DPT perempuan, serta 376.754 DPT laki-laki.
Baca Juga: Maju Nyaleg Pemilu 2024, Dua Kades Resmi Berhenti
Didominasi kaum hawa, data tersebut bakal menjadi pertimbangan kebijakan sosialisasi di masa mendatang.
"Skema sosialisasi bisa saja disesuaikan nanti karena pemilih bukan hanya pria,’’ jelasnya sembari menyebut terdapat 2.893 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Ponorogo. (gen/kid)
FAKTA ANGKA
758.688 jumlah DPT
381.934 DPT perempuan
376.754 DPT laki-laki
1.710 jumlah pemilih baru
2.893 TPS
307 kelurahan desa
(Sumber: KPU Ponorogo)
Editor : Budhi Prasetya