PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Seolah tak ada kapoknya, aksi balap liar masih saja terjadi di Ponorogo.
Minggu (5/11) dini hari lalu, puluhan kendaraan roda dua diamankan Satlantas Polres Ponorogo dari sejumlah titik.
Puluhan sepeda motor modifikasi tersebut diduga bakal digunakan ajang trek-trekan alias balap liar di jalanan Kabupaten Ponorogo.
Baca Juga: Ngebut Benjut! Speed Bump Ditambah Usai Video Warga Geram Aksi Balap Liar Viral
Kanit Kamsel Satlantas Polres Ponorogo Ipda Abdul Cholik mengatakan, sedikitnya 31 kendaraan roda dua terjaring razia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 23 diantaranya ditilang dan ditahan. Sementara delapan sisanya, mendapat teguran lantaran berkeliaran di area yang diduga bakal dijadikan tempat balapan liar.
"Kami periksa setiap kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi, kami amankan di mapolres dan kami tilang. Selanjutnya distandarisasi oleh pemilik,’’ jelasnya.
Cholik menambahkan, razia sejatinya rutin dilakukan Satlantas Polres Ponorogo bersama pemkab setempat.
Khususnya, di tempat-tempat rawan dijadikan ajang balapan liar. Seperti Alun-alun Ponorogo, Jalan Suromenggolo, hingga Jalan Jendral Sudirman dan Hos Cokroaminoto.
"Lokasinya cukup menyebar, jadi petugas juga kami sesuaikan. Kami bagi dalam beberapa tim untuk mencegah aksi balap liar ini terjadi,’’ katanya.
Baca Juga: Razia Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Amankan Belasan Kendaraan Milik Pelajar Luar Daerah
Disinggung aksi balap liar di Jalan Suromenggolo, Cholik mengatakan, usai dilakukan pemasangan speed bump pekan lalu, trek-trekan anak muda itu tak lagi ditemukan.
Meskipun begitu, petugas tetap disiagakan berpatroli di kawasan tersebut, antisipasi balapan terulang.
"Ada empat titik speedbump di Jalan Baru (Jalan Suromenggolo, Red), sejauh ini cukup efektif mencegah terjadinya balap liar dan mengatur kecepatan kendaraan di kawasan tersebut,’’ pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya