PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Polres Ponorogo bergerak cepat mengusut kasus pembacokan pemilik hotel di komplek wisata Telaga Ngebel, Kamis (2/11) lalu.
Senin (6/11) petang, polisi meringkus seorang terduga pelaku. Jenis kelaminnya perempuan. "Diamankan di Ponorogo," kata Kapolres Ponorogo AKBP Wimboko, Selasa (7/11).
Dalam dua hari ini, sempat viral foto diduga pelaku. Di kalangan warganet Ponorogo, pelaku dinarasikan sebagai perempuan berparas cantik.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Polres Ponorogo hanya menyampaikan usia terduga pelaku di bawah 50 tahun. Pun, Wimboko masih enggan membeberkan motif maupun kronologi aksi sadis ini.
"Nanti detail identitasnya akan kami sampaikan, harap bersabar," ujarnya, kepada Radar Madiun.
Wimboko menambahkan, sejumlah barang bukti masih terus dikumpulkan petugas. Penyidik juga masih menelisik keterlibatan pelaku lain dalam kasus tersebut.
Namun, hasil pemeriksaan sementara dia mengaku melakukan aksi pembacokan dan perampokan tersebut seorang diri.
Apalagi, KTP yang digunakan perempuan tersebut untuk check in di hotel milik Kasmirah dipastikan palsu. "KTP yang ditinggal itu palsu hasil download dari internet," jabarnya.
"Kami masih melakukan pendalaman, karena ada rangkaian gelar perkara yang harus dilewati juga," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, kasus pembacokan dan perampokan menimpa Kasmirah, 59, pemilik Hotel Harmoni, di Desa/Kecamatan Ngebel, Ponorogo.
Perempuan tersebut mengalami luka parah pada leher, wajah, serta tangan. Selain luka bacok, korban juga kehilangan perhiasan senilai jutaan rupiah. (gen/naz)
Editor : Mizan Ahsani