PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Kebakaran menghanguskan toko dan grosir perabotan plastik Bib-Bib Collection di Jalan Banda, Kelurahan Mangkujayan, Ponorogo membara pukul 13.30 WIB, Jumat (17/11) kemarin.
Indra Fuad Anwar, pemilik Bib-Bib Collection, mengaku beruntung selamat dari musibah kebakaran tersebut.
Saat kejadian, ia bersama istri dan anaknya berada di lantai dua. Indra sempat melihat kebakaran telah menjalar di teras toko.
Pun, dirinya juga melihat sejumlah karyawan toko berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
"Semua panik, tidak ada alat pemadam kebakaran. Kalau kerugian materi bisa dicari yang penting tidak ada korban,’’ kata Indra.
Banyaknya material berbahan plastik membuat api dengan cepat membesar. Hanya hitungan menit, si jago merah melahap seluruh barang di toko tersebut.
Bahkan, api merembet sampai ke lantai dua. Terdengar suara ledakan beberapa kali.
"Api kali pertama diketahui sekitar pukul 13.30, saat itu karyawan coba memadamkan namun gagal,’’ kata Kasatpol PP dan Damkar Ponorogo Joko Waskito.
Selama dua jam, petugas damkar berjibaku memadamkan api. Petugas beberapa kali melakukan pembahasan guna memastikan api benar-benar dinyatakan padam.
Baca Juga: Breaking News! Kebakaran Toko Grosir Perabot Rumah Tangga dan Plastik Jalan Banda Ponorogo
"Tiga kendaraan damkar dan dua truk tangki dari BPBD kami turunkan untuk membantu memadamkan air,’’ jelasnya.
Sementara itu, Kapolsek Ponorogo Iptu Muhammad Sahid Mustofa menjelaskan bahwa kemunculan api diduga berasal puntung rokok yang dibuang sembarangan.
Puntung rokok tersebut ditengarai mengenai kasur busa, yang berada di sudut barat teras toko Bib-Bib Collection. Dugaan itu berdasar keterangan sejumlah saksi dan karyawan toko.
"Kami masih melakukan penyelidikan untuk penyebab pasti kebakaran. Keterangan sementara api muncul dari bagian depan teko,’’ kata Sahid.
Selain barang dagangan toko, Sahid mengungkapkan sejumlah barang berharga, surat-surat, peralatan elektronik, hingga kendaraan hangus terbakar.
Apalagi, lantai dua bangunan tersebut juga dijadikan rumah pemilik usaha.
"Ada delapan karyawan dan tiga anggota keluarga pemilik toko. Semuanya berhasil menyelamatkan diri, kerugian belum bisa kami pastikan,’’ jelasnya.
Sebelumnya, titik api yang membakar Bib-Bib Collection pertama kali diketahui muncul dari sudut barat teras toko tersebut.
Seorang karyawan toko menyebut api berasal dari perabotan tempat tidur seperti kasur busa, bantal, dan guling yang diletakkan di sana.
Namun ia mengaku tidak mengetahui pemicu api. Yang jelas, api dengan cepat menyambar dagangan lain berupa perabot rumah tangga berbahan plastik.
"Sudah mencoba memadamkan, tapi api terlanjur membesar dan merembet ke dagangan lain,’’ ujar seorang karyawan yang enggan disebut namanya itu. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya