PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Sisa bilik suara yang belum dikirim pusat akhirnya tiba di Ponorogo. KPU setempat menerima 2.072 bilik suara Senin (20/11) lalu.
Menyusul 9.500 bilik suara telah diterima KPU Ponorogo setempat pada distribusi logistik Pemilu sebelumnya.
Selain bilik suara, logistik berupa tinta, label serta tanda pengenal telah diterima di Ponorogo sehari sebelumnya (19/11).
Seluruh logistik disimpan di Gudang KPU milik Bulog Ponorogo. Diperkirakan surat suara (SS) serta kebutuhan logistik lainnya menyusul didistribusikan bulan ini.
‘’Kami terus memantau proses pengiriman logistik lewat aplikasi, seperti SS sampai formulir-formulir kepemiluan lain,’’ kata Ketua KPU Ponorogo Munajat.
Munajat memastikan seluruh logistik telah melalui pemeriksaan oleh petugas. Mereka mengecek satu-persatu logistik. Guna memastikan adanya kerusakan ataupun kekurangan jumlah logistik.
‘’Sementara kami belum menemukan adanya logistik seperti bilik suara atau lainnya yang rusak. Kalau ada nanti akan kami laporkan ke KPU Provinsi untuk diganti,’’ jelasnya.
Perihal keamanan gudang logistik, Munajat menegaskan bahwa closed circuit television (CCTV) terpasang di setiap sudut gudang.
Ditambah penjagaan petugas keamanan KPU, serta dukungan pengamanan dari TNI maupun Polri.
‘’Alat pemadam juga tersedia, dan kamera pengawas bisa kami pantau dari kantor,’’ tambahnya.
Rencananya, seluruh logistik bakal didistribusikan dua hari sebelum Pilpres 14 Februari mendatang.
Di kabupaten ini terdapat 2.893 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di 307 desa/kelurahan.
‘’Nanti juga dilakukan sortir dan lipat surat suara, kemungkinan mulai Desember,’’ pungkasnya. (gen/kid)
LOGISTIK PEMILU DI GUDANG KPU
- 5.786 tinta
- 2.890 label
- 763.752 karet
- 107.041 tanda pengenal
- 11.572 bilik suara
(Sumber: KPU Ponorogo)
Editor : Mizan Ahsani