PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Ada layanan unik di Puskesmas Ngebel yang baru saja diresmikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Selasa (12/12) lalu.
The Djampi Cafe yang ada di Puskesmas Ngebel digunakan sebagai etalase jamu tradisional.
Jamu tradisional yang dikenalkan merupakan hasil racikan tenaga kesehatan (nakes) setempat.
Kang Giri, sapaan bupati, menyatakan bahwa jamu telah menjadi andalan sejak nenek moyang dulu.
Jamu diyakini berkhasiat untuk kesehatan tanpa disertai efek samping. Melimpahnya resep manjur jamu tradisional patut dilestarikan.
"Tadi saya coba sendiri, segar dan menyehatkan. Dari pada kimia lebih sehat jamu,’’ kata Kang Giri.
Lokasi The Djampi Cafe persis berada di depan Puskesmas Ngebel, hanya selemparan batu dari dermaga telaga.
Baca Juga: Belum Diresmikan Sudah Diserbu Wisatawan, Tribun dan Pujasera Baru Ngebel Tuntas Dibangun
Di depan cafe tumbuh subur berbagai tanaman herbal. Tanaman tersebutlah yang diolah menjadi jamu tradisional.
"Karenanya Puskesmas Ngebel harus bisa berinovasi sebagai puskesmas wisata. Tidak hanya layanan kesehatan tapi juga menyuguhkan kenyamanan,’’ ungkapnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo Dyah Ayu Puspitaningarti, berbagai racikan jamu tradisional disuguhkan di The Djampi Cafe. Mulai beras kencur, hingga kunyit asem.
Pihaknya turut menggandeng UMKM di sekitar kawasan Ngebel dalam memproduksi jamu tradisional.
"Banyak produk herbal, selain jamu, ada olahan makanan lain, bahkan pewarnanya kami pakai alami dari bunga dan tumbuhan,’’ jelas Dyah.
Selain menyediakan jamu herbal dan aneka tanaman herbal, sejumlah sarana gazebo juga ditambah di halaman cafe. Tujuannya manjakan wisatawan dan pasien yang berkunjung.
"Puskemas Ngebel ini selain jadi sarana kesehatan, kami harapkan juga jadi sarana edukasi dan wisata,’’ pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya