PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Sudah tradisi. Alun - alun Ponorogo menjadi langganan titik konsentrasi keramaian pada malam tahun baru.
Namun ada yang spesial dalam perayaan pergantian tahun ini. Kawasan Alun-alun Ponorogo ditetapkan sebagai car free night (CFN) saat malam tahun baru.
Mengantisipasi crowded maupun penumpukan kendaraan, Polres Ponorogo bersiap menerapkan rekayasa lalu lintas (lalin).
Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Jumianto Nugroho mengatakan, rencananya penutupan ruas jalan bakal dilakukan di tiga titik.
Yakni ruas utara, timur, serta Jalan Jendral Sudirman. Sementara, Jalan KH. Hasyim Asyari tetap beroperasi normal.
"Rencananya nanti hanya barat (Jalan KH. Hasyim Asyari, Red) yang bisa dilewati karena itu jalur nasional,’’ kata Nugroho.
Saat ini pihaknya tengah menggodok rencana penerapan CFN bersama Dinas Perhubungan (Dishub) maupun Satpol PP dan Damkar setempat.
Kendati tidak menutup kemungkinan perlunya penataan kantong parkir, rekayasa lalin dinilai urgen agar perayaan pergantian tahun berjalan lancar.
‘’Pengaruhan pengalihan arus lalu lintas tentu nanti kami atur, sekaligus penyiapan kantong parkir sekitar Alun-alun dan keamanannya,’’ jelasnya.
Penerapan CFN saat malam tahun baru turut diharapkan menjadi daya tarik tersendiri. Pun mengurangi euforia seperti konvoi di jalan. Sekaligus mewadahi UMKM lokal di Ponorogo.
"Kami ingin buat nyaman pedagang dan pengunjung Alun-alun juga agar tidak ada yang terganggu seperti kendaraan yang berputar-putar, jadi dibuatlah CFN nanti,’’ tegasnya.
Pada sisi lain, kegiatan patroli dipastikan bakal digelar. Mengantisipasi penggunaan knalpot brong maupun memberangus tindak kejahatan.
"Kami tegas, perang melawan knalpot brong,’’ pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya