PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Ratusan warga Kelurahan Tonatan, Ponorogo berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) di Tambak Kemangi Resort pukul 07.00 WIB, Rabu (27/12) kemarin.
Eits, tapi jangan salah. Ratusan warga Kelurahan Tonatan, Ponorogo, itu bukan curi start coblosan Pemilu 2024.
Mereka memenuhi undangan KPU Ponorogo mengikuti uji coba coblosan calon legislatif (caleg), presiden dan wakil presiden.
Baca Juga: KPU Ngawi Tunggu Kiriman Ribuan Surat Suara, Logistik Pemilu Masih Belum Komplet
Simulasi tersebut merupakan bagian dari persiapan Pemilu 14 Februari 2024 mendatang oleh KPU setempat.
Simulasi pemungutan suara dinilai penting agar masyarakat maupun petugas tidak kikuk saat coblosan mendatang.
Hartini, seorang peserta simulasi, mengaku kesulitan. Menurutnya, ukuran kertas surat suara pemilihan caleg terbilang besar membuatnya kesulitan saat berada di bilik suara.
Pun dia kesulitan membaca tulisan daftar calon lantaran ukuran font terlalu kecil.
"Bilik suaranya kecil, kertasnya besar, jadi sulit di-beber,’’ kata Hartini.
Ketua KPU Ponorogo Munajat memastikan kendala yang dihadapi warga dalam simulasi pemungutan suara tersebut bakal menjadi evaluasi.
Baca Juga: Nama Caleg Pelaku Pencurian Toko Sembako di Madiun Masih Akan Dicetak di Surat Suara
Pihaknya siap meneruskan masukan dari warga yang mengikuti simulasi coblosan itu ke KPU RI.
"Masukan masyarakat kami tampung. Evaluasi kami lakukan, karena ini masih tahapan simulasi untuk melihat sejauh mana kekurangan dan proses pelaksanaan coblosan nanti,’’ jelas Munajat.
Munajat menambahkan, kendala lain dihadapi pemilih lanjut usia (lansia) saat simulasi.
Mereka membutuhkan durasi waktu lebih lama ketimbang pemilih lainnya. Kendala tersebut turut menjadi evaluasi.
"Masukan lain, kami tampung sebagai perbaikan,’’ ujarnya.
Selain kendala yang dihadapi pemilih, KPU turut melakukan evaluasi terhadap kesulitan yang dihadapi petugas saat simulasi pemungutan suara tersebut.
Baca Juga: KPU Ponorogo Terima Susulan Logistik Pemilu 2024, Pengiriman Surat Suara Jadi Atensi
Karena itu petugas keamanan, pengawas, hingga panitia pemungut suara (PPS) yang dipilih dari hasil seleksi lalu, turut dilibatkan dalam simulasi.
"Ada juga PPK dan lainnya yang menyaksikan langsung proses simulasi ini, agar semuanya paham dalam coblosan 14 Februari 2024 nanti,’’ lanjutnya.
Layaknya Pemilu sesungguhnya, seluruh tahapan coblosan digelar dalam simulasi kemarin. TPS mulai dibuka pukul 07.00 WIB.
Warga yang berdatangan bergiliran menyalurkan hak pilihnya, hingga penghitungan suara dimulai pukul 13.00 WIB
Baca Juga: Baru Terima 9.500, KPU Ponorogo Tunggu Pengiriman Kekurangan 2.072 Bilik Suara
Proses keabsahan coblosan juga ditunjukkan saat penghitungan suara. Proses unggah dokumen hasil suara, serta prosedur pasca pemungutan lainnya turun disumulasikan.
"Berbeda dari Pemilu sebelumnya, tahun ini salinan hasil hitung akan langsung di scan dan dibagikan ke saksi,’’ bebernya.
Seperti diketahui, dalam Pemilu 2024 nanti terdapat 2.893 TPS di Ponorogo. Ditambah 16 TPS khusus di sejumlah titik.
Pihaknya berharap seluruh proses pesta demokrasi itu berjalan lancar, dan dapat mendongkrak tingkat partisipasi masyarakat.
"Kami targetkan partisipasinya lebih dari 70 persen,’’ ujarnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya