PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Okupansi hotel di Ponorogo meningkat drastis seiring momen libur natal dan tahun baru (nataru).
Seperti di Hotel Amaris, hingga jelang tutup akhir tahun ini kamar full. Sebanyak 80 kamar di hotel tersebut telah di-booking.
"Sampai tamu yang akan menginap, kami arahkan ke hotel yang menjalin hubungan dengan kami,’’ kata Syahrul Hambali, Manager Hotel Amaris Ponorogo ditemui di tempat kerjanya Sabtu (29/12) kemarin.
Baca Juga: Terjaring Razia di Ponorogo, Pengemis Berusia Muda Asal Jombang Kedapatan Menginap di Hotel Ternama
Kendati telah penuh, okupansi hotel turun dibanding periode yang sama. Pihaknya mencatat okupansi Desember tahun ini 75 persen, sedangkan bulan yang sama tahun lalu 80 persen.
Kendati demikian rata-rata okupansi tahunan mengalami kenaikan sebesar dua persen.
"Tahun lalu rata-rata 65 persen kalau tahun ini 67 persen,’’ ungkapnya.
Syahrul membeber kenaikan okupansi hotel di Ponorogo City Center (PCC) tersebut paling tinggi terjadi Juli.
Tepatnya saat momen Grebeg Sura mencapai 82,7 persen. Serta bulan lalu bertahan di angka yang sama.
"Hunian meningkat ketika ada event besar di Ponorogo tingkatnya nasional,’’ jelasnya.
Keberadaan event besar di Ponorogo dinilai penting. Selain mendongkrak perekonomian, sektor pariwisata dan perhotelan turut ketiban berkahnya.
Baca Juga: Perayaan Grebeg Suro Kerek Okupansi, Pengelola Hotel Minta Pemkab Perbanyak Event Daerah
"Semoga tahun depan bakal lebih banyak lagi event besar yang diadakan di Ponorogo. Supaya banyak orang luar kota yang menginap,’’ ujarnya. (fac/kid)
OKUPANSI HUNIAN HOTEL AMARIS
44,8 persen Januari
67,3 persen Februari
62 persen Maret
60,2 persen April
74,1 persen Mei
66 persen Juni
80,4 persen Juli
66,9 persen Agustus
67 persen September
67,3 persen Oktober
82,7 persen November
75 persen Desember
67 persen rata-rata tahunan
Editor : Budhi Prasetya