PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Memasuki 2024, pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) setengah jalan.
Progres pekerjaan MRMP menyentuh 50,7 persen. Pembangunan gedung 16 lantai sebagai dasaran Monumen Reog tersebut ditarget rampung akhir tahun ini.
"Kemarin saya sempat naik sampai lantai 14, kurang 60 meter lagi sampai puncak di sana terlihat tinggi sekali,’’ ujar Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
Selain itu, sejumlah tiang bakal Monumen Reog juga mulai dibangun. Kang Giri, sapaan bupati, berharap rangkaian patung Reog tersebut mulai disusun pertengahan tahun nanti. Hingga seluruh pekerjaan pembangunan rampung dan diresmikan akhir tahun kelak.
"Target kami tetap di akhir Desember nanti sudah selesai dan bisa diresmikan,’’ ungkap Kang Giri.
Kang Giri menambahkan, sejumlah public utility turut dibangun di seputaran MRMP.
Digelontor sekitar Rp 10 miliar dari APBN, nantinya sejumlah pekerjaan seperti perbaikan jalan, saluran irigasi, pengairan hingga rumah seputaran monumen bakal dipercantik.
Termasuk menambah sarana-sarana pendukung wisata lainnya.
‘’Tidak hanya monumen, tapi begitu masuk sekitar Desa Sampung kawasannya terlihat zona wisata yang indah dan nyaman,’’ ujarnya.
Pembangunan MRMP dimulai awal tahun lalu. Monumen yang diklaim lebih tinggi dari Garuda Wisnu Kencana, Bali itu menelan biaya Rp 76,6 miliar.
Selain monumen, sejumlah sarana rencananya bakal dibangun di kawasan tersebut. Seperti hotel, tempat wisata, hingga taman bermain. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya