PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Dua rumah dilaporkan hangus terbakar dalam sehari.
Penyebab peristiwa kebakaran yang terjadi di Ponorogo hari Senin (15/1) kemarin sama meski terjadi di dua lokasi dan waktu yang berbeda. Yakni diduga gegara korsleting listrik.
Kabid Penyelamatan dan Damkar Satpol PP Ponorogo Bambang Supeno mengatakan, kejadian pertama dilaporkan di Dusun Kocor, Desa/Kecamatan Sawoo, pukul 08.45 WIB.
Alat-alat resepsi pernikahan milik Tukirin ludes dilahap si jago merah. Dua unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi.
Amuk si jago merah di rumah Tukirin berhasil dijinakkan sejam kemudian.
"Karena banyaknya material mudah terbakar, api cepat membesar beruntung lekas diketahui sehingga kebakaran parah bisa dicegah,’’ ujarnya.
Peristiwa kebakaran dilaporkan empat jam berselang. Kali ini si jago merah melahap rumah warga Dusun Sanan, Desa Ngadisanan, Sambit, Ponorogo.
Api menghanguskan 50 persen rumah dan perabotan milik Kateni sekitar pukul 12.25 WIB.
"Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong. Pemilik ke sawah, pengakuannya ada HP di-charge dan ditinggal,’’ ujarnya.
Kerugian akibat dua kejadian kebakaran tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 70 juta.
Meski tak sebanyak saat kemarau lalu, namun Bambang berpesan warga waspada terhadap potensi kebakaran.
"Selain hubungan arus pendek listrik, tungku perapian jangan ditinggal ketika masih menyala,’’ ungkapnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya