PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Uji coba pemberlakuan one way di Jalan Sultan Agung dan Ahmad Dahlan diperkirakan lebih cepat dari rencana.
Baru sehari pembongkaran median Jalan Sultan Agung dimulai Kamis (25/1) kemarin. Progres pekerjaan sudah mencapai 70 persen.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo menerjunkan alat berat menuntaskan pekerjaan persiapan one way atau jalur searah di Jalan Sultan Agung.
Kepala DLH Ponorogo Gulang Winarno mengklaim pembongkaran median jalan bakal selesai lebih cepat dari target awal tuntas dua pekan mendatang.
Menurutnya, pekerjaan di Jalan Sultag tersebut rampung hari Jumat (26/1). Selanjutnya, pekerjaan bergeser ke pembongkaran median Jalan Ahmad Dahlan.
"Kami prediksi tiga hari cukup untuk membongkar median jalan di Sultan Agung dan Ahmad Dahlan,’’ kata Gulang.
Gulang menambahkan, selain menurunkan alat berat, pihaknya juga menerjunkan lima truk yang digunakan untuk mengangkut sisa median.
Sehingga pekerjaan pembongkaran dan pembersihan bekas bongkaran berjalan paralel.
''Kami ingin prosesnya lebih cepat. Jadi kami turunkan alat berat, tidak dilakukan manual,’’ ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Sugiri Sancoko sempat meninjau langsung pekerjaan di lapangan kemarin.
Dia berharap pengendara sudi berbagi lantaran selama pekerjaan pembongkaran berlangsung, sebagian jalan ditutup sementara.
Pun nantinya jalur tersebut diubah menjadi satu arah.
"Nanti dari Ahmad Dahlan, terus ke Sultan Agung, lalu ke Gajah Mada, jadi jalannya enak,’’ kata Kang Giri, sapaan bupati.
Kang Giri mengklaim, pemberlakuan one way bertujuan meratakan mobilisasi masyarakat di pusat kota.
Harapannya, tidak hanya jalan besar, mobilisasi juga melewati jalur penyangga. Pun, mendongkrak ekonomi masyarakat Bumi Reog.
"Nanti kota semakin baik dan ramai,’’ ujarnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya