Amuk Puting Beliung Terjang Prayungan, Lima Rumah Rusak, Enam Warung Rata Tanah
PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Hujan disertai angin puting beliung menerjang wilayah Desa Prayungan, Sawoo, Ponorogo, Jumat (26/1).
Sejumlah pohon dan penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek roboh.
Tak hanya itu, bencana puting beliung juga mengakibatkan rumah warga porak-poranda. Atap beberapa rumah dilaporkan rusak.
Ismiyati, warga setempat, menyebut hujan disertai angin kencang melanda wilayah tersebut sekitar pukul 15.00 WIB.
Tak lama, puting beliung muncul dari sisi barat area persawahan. Bergerak ke permukiman hingga merusak sejumlah warung, rumah, hingga fasilitas umum.
"Warung saya juga ikut diangkat angin, ambruk semua tidak tersisa,’’ kata Ismiyati.
Baca Juga: Hujan Plus Angin Kencang di Telaga Sarangan, Pohon Tumbang Timpa Warung dan Jaringan Listrik
Dia menambahkan, puting beliung tersebut berlangsung singkat. Perhitungannya sekitar lima menit.
Namun dampaknya, tak kurang enam warung rata tanah diterjang puting beliung. Pun atap lima rumah milik warga beterbangan.
"Sebelumnya belum pernah. Takut sekali banyak juga yang rusak,’’ tambahnya.
Terpisah, Kalaksa BPBD Ponorogo Masun menambahkan, tim reaksi cepat (TRC) gerak cepat diterjunkan ke lokasi.
Mereka melakukan evakuasi dan inventarisasi kerusakan dampak angin puting beliung tersebut.
Selain merusak bangunan dan fasilitas umum, angin puting beliung juga mengakibatkan sejumlah pohon dan tiang lampu PJU ambruk.
Hingga menyebabkan kemacetan panjang mencapai dua kilometer di Jalan Raya Ponorogo-Trenggalek.
"Sampai petang ini (kemarin) petugas masih di lokasi, membantu evakuasi dan pembersihan material. Untuk korban jiwa sementara nihil,’’ kata Masun.
Arus lalu lintas (lalin) penghubung dua kabupaten tersebut kembali normal dua jam berselang.
"Kami imbau masyarakat untuk waspada karena musim penghujan baru memasuki puncaknya Februari nanti,’’ imbuhnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya