PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Proyek pembangunan pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mrican terus dikebut.
Proyek di TPA Mrican Ponorogo itu tinggal menyisakan sejumlah pekerjaan teknis pembangunan lokasi pemilahan sampah. Seluruh tahapan ditarget rampung akhir bulan ini.
Selanjutnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo bakal menggandeng pihak ketiga untuk mengolah sampah di TPA Mrican.
Kepala DLH Ponorogo Gulang Winarno mengatakan, pembangunan instalasi pengolahan dan pemilahan sampah TPA Mrican masuk tahap akhir. Tinggal menunggu pemasangan mesin.
Beberapa waktu lalu puluhan warga sekitar TPA di Desa Mrican, Jenangan telah direkrut menjadi tenaga bantu mendatang.
"Semakin cepat tentu semakin bagus karena kebutuhannya mendesak untuk mengatasi masalah sampah di TPA,’’ kata Gulang.
Gulang mengatakan, nantinya tempat pemilihan tersebut bakal jadi lokasi sortir sampah yang masuk TPA.
Setiap harinya, ditarget 70 ton sampah mampu dipilah. Untuk selanjutnya dijual pihak ketiga, baik bahan organik maupun daur ulang lainnya.
Baca Juga: Bangun Tiga Hanggar di TPA Mrican untuk Pilah 70 Ton Sampah Saban Hari, Ditarget Beroperasi Januari
"Setiap truk sampah yang masuk tidak lagi ke area timbunan. Tapi setelah timbang langsung masuk hanggar pemilahan semua,’’ jelasnya sembari menyebut pembiayaan bersumber pihak ketiga sebesar Rp 11 miliar.
Dia menambahkan, pekerjaan diharapkan mampu mengurai problem gunungan sampah di TPA Mrican.
Pun, hasil pemilihan sampah juga bisa jadi pemasukan tambahan APBD Ponorogo.
"Kita berkontrak dengan pihak ketiga selama lima tahun, dan bisa diperpanjang, untuk sistemnya menggunakan bagi hasil,’’ tambahnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya