Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dua Hari Uji Coba One Way, Pemkab Bakal Lakukan Evaluasi, Ada Perubahan Arus Lalin Lagi?

Sugeng Dwi N. • Jumat, 16 Februari 2024 | 23:30 WIB

 

EVALUASI: Dishub Ponorogo mengevaluasi beberapa titik rawan crowded di hari kedua uji coba pemberlakuan one way, Rabu (15/2).
EVALUASI: Dishub Ponorogo mengevaluasi beberapa titik rawan crowded di hari kedua uji coba pemberlakuan one way, Rabu (15/2).
 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun - Uji coba pemberlakuan one way sejumlah ruas jalan di Ponorogo dievaluasi.

Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo mendapati beberapa titik rawan crowded dan peningkatan laju kendaraan. Terutama saat jam-jam sibuk.

Kepala Dishub Ponorogo Wahyudi mengungkapkan, penumpukan kendaraan didapati di sejumlah titik Jalan Ahmad Dahlan dan Sultan Agung.

Pun, persimpangan di Jalan Ahmad Dahlan - Lawu - Muria. Antrean kendaraan terlihat saat jam -jam sibuk.

Baca Juga: Hari Pertama Uji Coba One Way di Ponorogo, Begini Komentar Pengendara yang Kecele dan Salah Arah

Seperti jam berangkat kerja dan sekolah, makan siang, serta jam pulang kerja dan sekolah.

''Termasuk di perempatan Pasar Legi juga jadi kajian kami, karena banyak orang ke pasar,'' kata Wahyudi.

Sementara di Jalan Sultan Agung, tepatnya di persimpangan steger Jalan Menur-MH. Thamrin turut menjadi atensi.

Catatan lain dalam dua hari uji coba itu menyangkut arus lalin di simpang empat Tonatan, Ponorogo.

Baca Juga: Bupati Sebut Pemberlakuan One Way untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi, Sugiri: Kami Harapkan Masyarakat Menyesuaikan

Perempatan ini menjdai titik temu kendaraan dari timur (Jalan Ir.Juanda,Red) dan dari Jalan Sultan Agung, yang sama-sama mengarah ke Jalan Gajah Mada.

Pasalnya arus lalin dari Jalan Sultan Agung menuju Jalan Gajah Mada (utara ke barat, Red) boleh belok kanan tanpa mengikuti lampu traffic light. 

''Untuk Jalan HOS Cokroaminoto cenderung lancar dan tidak banyak penumpukan,'' lanjutnya.

Secara keseluruhan, kecepatan kendaraan meningkat, pengendara gaspol saat melintas di ruas tersebut.

Pihaknya berencana melakukan kajian lanjutan menyikapi kondisi itu. Opsinya bisa pemasangan alternatif bundaran, lampu flash ataupun speed bump. 

''Nanti akan kami bawa materi ini ke rapat forum LLAJ (Lalu Lintas Angkutan Jalan) untuk dicarikan solusinya,'' katanya.

Fakta lain, lanjut Wahyudi, yakni adanya peningkatan kendaraan di sejumlah jalur sirip. Mulai, Jalan MH. Thamrin, dr. Soetomo, hingga Jalan Muria dan Jalan Argopuro.

''Memang sesuai harapan uji coba ini, ruas-ruas sirip semakin ramai dan hidup,'' pungkasnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#Jalan HOS Cokroaminoto #one way #ponorogo #pasar legi