PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Pengalaman bukan jaminan bagi petugas penyelenggara Pemilu untuk tak kelelahan dan tumbang.
Ketua PPS Desa Jabung, Mlarak, Ponorogo, Walid Juli Amrullah masuk dalam deretan petugas penyelenggara yang tumbang alias rungkad pasca Pemilu.
Padahal, Walid telah berpengalaman dengan menjadi petugas KPPS saat Pilbup Ponorogo 2020 lalu.
Walid dilarikan ke RSUD dr Harjono Kamis malam (15/2) lalu. Saat itu, dia hendak berkumpul dengan petugas KPPS di desanya.
Dia hendak membagikan honor petugas KPPS. Meskipun sebenarnya, dia sudah merasa kondisi tubuhnya mulai melemah.
''Memang kurang lebih seminggu ini sudah tidak enak badan. Tapi karena tahapan berjalan saya sebagai ketua harus tanggung jawab, jadi saya tahan '' kata Walid.
Beberapa jam sebelumnya, Walid sempat mengembalikan kotak suara dan isinya ke gudang di tingkat kecamatan.
Pun menjalani beberapa kegiatan lainnya. Setelah membagikan honor petugas KPPS, Walid tumbang.
Dia pingsan dan tak sadarkan diri di kantor desa setempat. Hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Baca Juga: Prabowo Temui SBY dan AHY di Pacitan, Sebut Ucapkan Terima Kasih ke Senior di Paviliun 5A
''Kalau Pilbup nanti seperti ini juga, saya mungkin berpikir ulang jadi petugas (penyelenggara Pemilu, Red), terlalu berat,'' bebernya.
Sebenarnya penyelenggaraan Pemilu bukanlah hal baru bagi Walid. Pada Pilbup 2020 lalu, dia menjadi anggota KPPS di desanya.
Padahal saat itu beban kerja dirasakan lebih berat. Sehingga dipandangnya menjadi pengalaman dan mampu melewati tugas mengawal demokrasi kali ini dengan mulus.
‘’Terlalu berat sepertinya akhirnya kelelahan,’’ tambahnya.
Sementara itu, Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan RSUD dr. Harjono Ponorogo drg Henny Lestari mengungkapkan, terdapat dua penyelenggara Pemilu yang dirawat hingga kemarin (16/2).
Yakni, seorang anggota KPPS serta PPS. Merujuk diagnosis dokter, keduanya mengalami kelelahan dan gangguan pencernaan.
Sebelumnya, keduanya mengeluh lemas dan demam.
Pun, keduanya sempat mendapatkan alat bantu pernapasan sesaat setelah masuk rumah sakit. ‘’Sekarang sudah membaik, mungkin besok setelah diperiksa dokter bisa pulang,’’ jelas Henny. (gen/kid)
Editor : Mizan Ahsani