Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pencurian Nyeleneh, Laptop dan Printer Tak Dibawa Kabur, Maling Malah Curi Microphone Sekolah 

Sugeng Dwi N. • Rabu, 21 Februari 2024 | 23:45 WIB

 

REKAMAN CCTV: Dua maling mencuri microphone di SDN 1 Karangpatihan, Balong, pukul 00.00, Selasa (20/2) kemarin.
REKAMAN CCTV: Dua maling mencuri microphone di SDN 1 Karangpatihan, Balong, pukul 00.00, Selasa (20/2) kemarin.
 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun - Peristiwa pencurian di Ponorogo boleh terbilang unik.

Pelaku pencurian SDN 1 Karangpatihan, Balong, Ponorogo, tidak tergiur membawa kabur laptop plus printer.

Ia melah membawa kabur dua buah microphone. Mungkin saja, pelaku pencurian mempunyai bakat menyanyi dan hobi karaoke-an.

Baca Juga: Uniknya Pileg 2024 Madiun: Caleg yang Jadi Tersangka Pencurian Toko Masih Bisa Dapat Dua Digit Suara

Aksi panjang tangan tersebut terekam closed circuit television (CCTV). Kepala sekolah SD Negeri 1 Karangpatihan Setyo Prihatini mengungkapkan peristiwa itu diketahui Selasa (20/2) pagi.

Itu setelah pihak sekolah kebingungan mencari alat pengeras suara ketika hendak digunakan.

Usai dilihat lewat kamera pengawas ruang guru, diketahui barang tersebut digondol dua orang tak dikenal (OTK) persis tengah malam.

Baca Juga: Heroik, Bripda Reza Ditabrak Pelaku Pencurian saat Pengejaran, Pencuri Sempat Dimassa Warga   

"Karena bingung mau dipakai untuk kegiatan pembiasaan mengaji dicari tidak ketemu akhirnya lihat CCTV, ternyata dibawa orang sekitar pukul 00.00 lewat beberapa detik,’’ ujarnya.

Anehnya, lanjut Prihatini, kedua pencuri tersebut terekam kamera masuk lewat pintu utama ruang guru.

Pun, diduga menggunakan kunci yang disembunyikan sekolah. Apalagi, tak ada bekas pengrusakan jendela maupun pintu ruangan.

Baca Juga: Pencurian Celana Dalam Bikin Perempuan di Kota Madiun Resah, Aksi Terbaru Terekam CCTV

Padahal kunci tersebut hanya diketahui para guru dan penjaga sekolah. Ditambah memilih mengambil microphone ketimbang laptop yang tersimpan di ruangan tersebut.

"Dari wajahnya yang terekam CCTV tidak ada yang tahu atau kenal siapa pencuri itu,’’ katanya.

Meski nominal barang tak seberapa, namun pihaknya berencana melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat.

Apalagi, dua microphone tersebut menjadi aset sekolah yang wajib dipertanggungjawabkan. Pun, membuat efek jera serta antisipasi kejadian serupa terulang.

"Awalnya kami laporkan ke desa, disarankan lapor ke polisi,’’ imbuhnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#sekolah #pencurian #ponorogo