PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan di Ponorogo telah selesai seluruhnya.
Ketua KPU Ponorogo Munajat menargetkan rapat pleno terkait hasil rekapitulasi penghitungan suara kabupaten dimulai tanggal 28 Februari mendatang.
Hasil penghitungan suara baik tingkat TPS hingga kecamatan bakal direkap kembali selama proses tersebut. Pun, termasuk juga menetapkan caleg DPRD terpilih.
‘’Kalau peserta lainnya nanti ditetapkan berjenjang, DPD dan DPRD Provinsi di tingkat Jatim, dan Pilpres serta DPR RI di tingkat KPU RI,’’ bebernya.
Disinggung hasil perolehan suara, Munajat berharap masyarakat bersabar menanti real count tingkat kabupaten rampung digelar.
‘’Sementara tidak ada temuan hitung ulang atau pemungutan suara ulang (PSU),’’ tegas Munajat.
Dirinya menjelaskan jika logistik Pemilu 2024 didistribusikan kembali ke gudang KPU Ponorogo. Mulai bilik, kotak suara, hingga peralatan pemungutan suara.
Logistik Pemilu 2024 dari 11 kecamatan telah tersimpan di gudang KPU yang ada di Gedung Perum Bulog, Babadan, Ponorogo.
Sementara sepuluh kecamatan sisanya, mulai dikirim dua hari terakhir menyesuaikan kecepatan proses rekapitulasi dan proses pengepakan petugas panitia pemungutan kecamatan (PPK). ‘’Target Senin (hari ini, Red) semua logistik sudah sampai di gudang dengan pengawalan ketat petugas keamanan masing-masing,’’ kata Munajat.
Munajat memastikan seluruh rekapitulasi berjalan lancar. Kendati sempat diwarnai gangguan listrik dan cuaca.
Seperti yang terjadi di Kecamatan Ngebel, Sooko, hingga Pudak. Namun rekapitulasi mampu dirampungkan petugas.
Pun, seluruh saksi baik partai politik (parpol), calon, hingga pilpres menerima hasil rekapitulasi tersebut.
‘’Durasi rekapitulasinya tergantung TPS, seperti di Desa Grogol, dan Sawoo butuh sehari semalam untuk satu desa,’’ jelasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya