PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Meski masih diprediksi duduk di jadaran pimpinan DPRD, tapi kader Partai Nasdem kemungkinan tak sebanyak periode sebelumnya.
Buntut merosotnya suara Partai Nasdem pada Pileg 2024 ini. Perolehan kursi Nasdem pada Pileg kali ini diperkirakan anjlok dibanding pemilu sebelumnya.
Dari sepuluh kursi pada Pileg 2019 lalu, kini tinggal menyisakan tujuh kursi saja yang semuanya diraih caleg senior alias wong lawas.
"Seluruhnya petahana, tidak ada nama baru,’’ Ketua Bappilu DPC Nasdem Ponorogo Sunarto.
Sunarto membeber biang penurunan suara partai yang dinaunginya itu. Salah satunya yakni wong lawas atau petahana tidak seluruhnya maju kembali dalam kontestasi Pileg 2024.
Sebagian nama yang dulu mendapat suara tinggi justru mundur sebelum "perang". Seperti, Eka Miftakhul Huda dari daerah pemilihan (dapil) 2 (Jenangan, Jetis, Mlarak, Siman).
Satu lagi kader senior Anang Budi Pangarso yang sebelumnya berjaya di dapil 4 (Bungkal, Ngrayun, Sambit, Slahung).
"Sementara kami bertahan aman di tujuh kursi, semoga hasil real count nanti lebih baik,’’ kata Sunarto.
Meski merosot, Sunarto memastikan Nasdem tetap mendapat jatah kursi pimpinan DPRD setempat.
Pun, perolehan tujuh kursi tersebut masih imbang dengan hasil PDI-P. Tapi masih selisih satu kursi dengan PKB.
"Sementara satu lagi menurut hitungan kami dari partai Gerindra dengan enam kursi,’’ imbuhnya.
Sunarto menambahkan, perolehan kali ini bakal menjadi evaluasi internal partai. Seperti perolehan suara kurang maksimal sebagaimana diraih Sumarno.
Caleg petahana yang bertarung di dapil lima itu memperoleh 2.217 suara (perhitungan sementara). Evaluasi juga dibutuhkan untuk persiapan kontestasi pilkada dalam waktu dekat.
"Kami terus memaksimalkan hasil,’’ ujarnya. (gen/kid)
PEROLEHAN SUARA CALEG PARTAI NASDEM
4.434 Mukridon Romdloni
2.442 Sukirno
Agus Subiyantoro 3.002
Pamuji 7.486
Agus Mustofa Latief 2.766
Sunarto 7.770
Isnani 6.692
(Sumber: pemilu2024.kpu.go.id suara masuk 84 persen)
Editor : Budhi Prasetya