PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) hingga kini belum ada kepastian.
Padahal sebelumnya pendaftaran CPNS rencananya dijadwalkan bakal dimulai bulan Maret ini.
Namun sampai detik ini, Pemkab Ponorogo urung mendapatkan jadwal resmi seleksi CPNS tersebut.
Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo masih menanti kepastian, termasuk jadwal maupun kuota.
Kepala BKPSDM Ponorogo Andi Susetyo mengatakan, Bupati Sugiri Sancoko telah menandatangani usulan pengadaan CPNS tersebut pada 31 Januari lalu.
Perinciannya, 691 tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), serta 323 usulan CPNS. Sayangnya, hingga kini pusat belum memberikan jawaban.
''Kami masih menunggu kabar resmi dari BKN (Badan Kepegawaian Negara). Informasi awal Maret ini, tapi sampai sekarang belum ada kepastian resmi,'' jelas Andi.
Adapun formasi CPNS yang diusulkan terdiri dari formasi 164 tenaga teknis, serta 159 tenaga kesehatan (nakes).
Sementara PPPK terdiri dari tiga usulan formasi yakni, 131 usulan formasi guru, 76 nakes, serta 484 tenaga teknis.
''Sampai sekarang kami masih menunggu kuota resmi dari pusat berapa yang akan disetujui,'' ungkapnya.
Andi memprediksi seleksi CPNS bakal dimulai lebih dulu ketimbang PPPK. Seiring, tahapan seleksi CPNS lebih panjang ketimbang PPPK.
Seperti seleksi kompetensi dasar (SKD), hingga seleksi kompetensi bidang (SKB).
''Kalau PPPK hanya satu saja seleksinya. PPPK kemungkinan Juni, tapi masih kemungkinan,'' tambahnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya