Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

PDIP dan Nasdem Mulai Gagas Pembentukan Koalisi Pilkada, PKB Malah Bilang Begini  

Sugeng Dwi N. • Selasa, 5 Maret 2024 | 18:35 WIB

 

BERIKAN PILIHAN : Salah seorang warga menyalurkan hak suaranya di salah satu TPS hari Rabu (14/2) lalu.
BERIKAN PILIHAN : Salah seorang warga menyalurkan hak suaranya di salah satu TPS hari Rabu (14/2) lalu.

 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Dinamika politik terkait pemilihan kepala daerah (pilkada) di Ponorogo memang sudah menunjukkan tanda-tanda menggeliat.

Sejumlah menuver politik mulai coba diangkat ke permukaan. Salah satunya soal pembentukan koalisi partai politik (parpol).

Sebelumnya, Ketua Bappilu DPC Nasdem Ponorogo Sunarto mengklaim telah membahas rencana koalisi Pilkada 2024 dengan sejumlah parpol, salah satunya PKB.

Baca Juga: Terkait Koalisi Pilkada, Pengamat Politik Sebut PKB Punya Modal Jadi Pengusung Bukan Pengdukung

Seolah tak mau kalah start, Ketua Bappilu DPC PDIP Ponorogo Sugiri Sancoko juga sempat melontarkan soal pembentukan koalisi dalam pilkada mendatang.

 

Sinyalemen politik yang dilontarkan kedua parpol tersebut nampaknya tak berhasil memancing reaksi pimpinan DPC PKB Ponorogo.

Pun, parpol peraih suara terbanyak sementara pada gelaran Pileg 2024 di Ponorogo itu terkesan belum ingin terlibat dalam manuver politik elite partai Nasdem dan PDIP itu.

Baca Juga: Pilkada Ponorogo, Nasdem Koar-koar Jalin Komunikasi Pembentukan Koalisi, Petinggi PKB Irit Komentar

PKB fokus pada mekanisme rekapitulasi berjenjang KPU setempat ketimbang memikirkan wacana pembentukan koalisi yang bergulir liar belakangan ini. 

Sekretaris DPC PKB Ponorogo Dwi Agus Prayitno mengatakan, pembahasan Pilkada urung digelar serius oleh internal partainya.

Saat ini pihaknya disibukkan memantau jalannya rekapitulasi suara Pemilu 2024. Pun, menanti penetapan hasil pada 20 Maret nanti.

"Kami dari partai belum berpikir ke sana (koalisi, Red). Kami berproses pada Pileg dan Pilpres,’’ kata Kang Wi, sapaan akrabnya.

Kang Wi tidak menampik sejumlah tawaran pembentukan koalisi poros yang diungkap elite parpol di sejumlah forum publik tersebut.

Kendati belum memberikan sinyal, Kang Wi memastikan PKB bakal bergabung dalam koalisi mengusung bupati dan wabup nanti. 

Mengingat salah satu syarat pencalonan, perolehan suara minimal sembilan kursi. Sementara hasil rekapitulasi penghitungan suara Pileg, PKB kemungkinan hanya meraih delapan kursi.

"Terlepas dengan siapa koalisi kami lihat nanti, kami tidak gegabah,’’ jelasnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#perolehan suara #pdip #pilkada #pkb #Pemilu 2024 #koalisi