PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Pemberlakuan uji coba one way (jalur satu arah) di Jalan Sultan Agung, POnorogo, sempat memantik keluhan warga.
Meningkatnya kecepatan kendaraan pascapemberlakuan uji coba one way membuat sejumlah pengguna jalan kesulitan menyeberang.
Hal Kondisi itu dirasakan sejumlah penyeberang jalan, salah satunya di kawasan sekitar Masjid NU, Ponorogo.
Menyikapi keluhan tersebut, Pemkab Ponorogo bakal memasang traffic light (TL) baru pekan depan atau sebelum bulan ramadan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo Wahyudi mengatakan, TL pelican cross bakal dipasang di depan masjid tersebut.
Dua unit alat bantu penyeberangan itu akan diletakkan di ujung kedua sisi Jalan Sultan Agung. Tepanya di zebra cross yang menghubungan sisi barat dan timur jalan.
"Nanti kalau mau menyebrang tinggal pencet tombol, nanti lampunya jadi merah dan keluar bunyi tetot-tetot,’’ ungkapnya, Rabu (6/3) kemarin.
Wahyudi menargetkan pemasangan TL pelican cross paling lambat 1 Ramadan. Harapannya, mampu membantu warga yang hendak menuju masjid NU maupun sebaliknya.
Aktivitas warga di kawasan itu diprediksi mengalami peningkatan selama bulan ramadan nanti.
Baca Juga: Keluhan Uji Coba One Way Rame di Medsos, Bupati: Tetap Dilakukan Evaluasi, Ini Masih Uji Coba
"Saat ini sedang kami proses pembuatannya, sudah sekitar 70 persen semoga bisa segera terpasang,’’ ujarnya.
Kalaupun gagal tepat waktu, mantan camat Sawoo itu berencana menempatkan bantuan personel di seputaran masjid.
Khususnya, waktu menjelang dan seusai salat magrib, isya, hingga salat tarawih.
"Sebelum diberlakukan satu arah, masyarakat mengaku lebih mudah menyeberang. Setelah uji coba one way kesulitan, kami fasilitasi alat bantu,’’ tandasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya