PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - warga dan pengguna jalan di Ponorogo kembali harus bersiap-siap adaptasi lagi dengan perubahan arus lalu lintas (lalin).
Pasalnya, arah arus lalin di sejumlah jalan protokol yang diberlakukan uji coba one way selama ini bakal berubah.
Saat ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo tengah mempersiapkan rencana perubahan arus yang akan diterapkan dalam uji coba one way tahap kedua.
Arus lalin di empat ruas jalan utama, yakni Jalan HOS Cokroaminoto, Gajah Mada, Sultan Agung dan Ahmad Dahlan dipastikan berubah.
Baca Juga: Opsi Perubahan One Way Masih Terbuka, Bupati Tunggu Hasil Kajian Dishub, Tegaskan Tak Akan Gusur PKL
Kepala Dishub Ponorogo Wahyudi mengatakan, uji coba satu arah tahap pertama rampung 14 Maret lalu.
Pihaknya berencana mengembalikan arah arus lalin di Jalan HOS Cokroaminoto seperti semula saat uji coba one way tahap kedua. Yakni dari arah utara ke selatan.
''Hal sama juga pada rute Jalan Bhayangkara, kami kembalikan ke selatan-utara,'' kata Wahyudi.
Arus lalin di Jalan Gajah Mada dirubah dari barat ke timur. Sedangkan, Jalan Sultan Agung dari selatan ke utara, dan Ahmad Dahlan dari timur ke barat.
Sementara Jalan MH. Thamrin dan Jalan dr. Soetomo kembali berlaku dua arah khusus roda dua.
''Khusus mobil atau satu arah Jalan M. Thamrin timur ke barat, Jalan dr. Soetomo barat ke timur,'' jelasnya.
Wahyudi membeberkan, perubahan rute uji coba one way tahap dua tersebut mendasar pada masukan masyarakat.
Serta hasil evaluasi tahap pertama dan kajian bersama forum lalu lintas dan angkutan jalan (FLLAJ) beberapa waktu lalu.
Perubahan rute diharapkan memecah penumpukan di beberapa titik yang saat ini terjadi.
''Nanti Jalan HOS Cokroaminoto akan memecah kepadatan jalan ke kanan lewat Jalan Jenderal Sudirman atau ke kiri lewat Gajah Mada,'' ujarnya.
Disinggung jadwal pemberlakukan uji coba tersebut, pihaknya masih menanti persiapan sarana prasarana.
Maklum, tak sedikit rambu-rambu yang harus disiapkan serta perubahan traffic light. Paling cepat, dia memprediksi uji coba tahap dua itu dimulai minggu mendatang.
''Perubahan rute ini, juga hasil rekomendasi dari rapat forum lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) beberapa waktu lalu,'' pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya