PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Ratusan tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) hasil seleksi 2023 full senyum.
Mereka sudah mendapatkan kepastian status. Ya, ratusan PPPK lingkup Pemkab Ponorogo itu sudah sah terikat kontrak.
Mereka menanda tangani perjanjian kerja di Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembagan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Ponorogo secara bergantian.
Namun bukan hanya itu yang membuat mereka bungah, namun gaji yang bakal mereka terima bakal naik menyesuaikan ketentuan terbaru.
Kepala BKPSDM Ponorogo Andi Susetyo mengatakan, total sebanyak 751 PPPK menandatangani kontrak dengan Pemkab.
Perinciannya, 251 tenaga pendidik, 371 tenaga kesehatan (nakes), serta 129 tenaga teknis.
Jumlah tersebut berkurang empat peserta dari total 756 PPPK yang dinyatakan lulus tes beberapa waktu lalu.
"Ada beberapa peserta yang tidak memenuhi berkas sebagai persyaratan nomor induk (NI) PPPK,’’ jelas Andi.
Andi menambahkan, proses penandatanganan kontrak dibagi dalam beberapa gelombang sejak Senin (18/3) lalu.
Teken kontrak itu ditarget selesai seluruhnya hari Jumat (22/3). Pelantikan PPPK tersebut dijadwalkan pekan mendatang.
"Prosesnya kami berikan draf dokumen perjanjian kerja, bisa dipelajari dahulu. Kalau setuju nanti ditandatangani dan kami buatkan SK,’’ bebernya.
Mereka dikontrak per 1 April hingga lima tahun mendatang. Dalam dokumen kontrak tersebut turut tercantum besaran gaji pegawai, serta poin kesepakatan lainnya.
"Kalau sebelumnya sarjana itu gaji sekitar Rp 2,9 juta. Tapi tahun ini ada kenaikan gaji pokok delapan persen seperti ASN lainnya,’’ jelasnya.
"Teman-teman PPPK juga kami minta membawa materai saat tanda tangan kontrak,’’ tambahnya. (gen/kid)
PPPK BARU 2023
251 tenaga pendidik
371 tenaga kesehatan
129 tenaga teknis
751 total PPPK
(Sumber: BKPSDM Ponorogo)
Editor : Budhi Prasetya